Aplikasi Lari Selain Strava yang Biasa Dipakai teman kumparan, Apa Saja?

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Ilustrasi Strava. Foto: IB Photography/Shutterstock

Tren pembaruan Strava di media sosial nampaknya sudah jadi aktivitas wajib bagi sebagian pelari. Saat ini, sebagian besar pelari kerap membagikan statistik dari Strava di IG Story.

Strava adalah sebuah aplikasi berbasis GPS nan bisa merekam aktivitas olahraga kamu. Bukan hanya lari, aplikasi ini juga bisa digunakan untuk merekam aktivitas seperti bersepeda, hiking, berenang, hingga badminton.

Lewat Strava, Anda bisa melacak beragam info olahraga, mulai dari jarak, kecepatan, ketinggian, hingga debar jantung jika aplikasi dihubungkan dengan smartwatch. Data tersebut kemudian bisa digunakan untuk memandang perkembangan latihan kamu.

Nah, fitur-fitur nan bisa diperoleh dari Strava ini sebenarnya juga bisa Anda dapatkan di beragam aplikasi lainnya, lho. Penasaran apa saja aplikasi lari selain Strava nan bisa Anda gunakan untuk menunjang aktivitas olahraga? Yuk, simak rekomendasi teman kumparan di bawah ini!

Aplikasi Lari Selain Strava Rekomendasi kawan kumparan

Ilustrasi Strava. Foto: Reyanaska/Shutterstock

Berikut beberapa rekomendasi aplikasi lari nan biasa dipakai kawan kumparan untuk mendukung rutinitas latihan:

1. Apple Fitness

Untuk menunjang aktivitas larinya, kawan kumparan Wildan Bagus Aditya (40) menggunakan Apple Fitness, aplikasi pencari kesehatan dan kebugaran nan tersedia di iPhone.

Berbeda dengan Strava nan dia manfaatkan untuk membagikan pencapaian lari ke IG Story, Apple Fitness digunakan untuk memandang info seperti heart rate dan personal best. Jadi, dia menggunakan keduanya sesuai dengan kebutuhan dan jenis aktivitas nan dilakukan.

2. adidas Running

Rekomendasi aplikasi lari kedua adalah adidas Running. kawan kumparan Irfan Maulana (29) biasanya menggunakan aplikasi tersebut ketika mengikuti sesi latihan berbareng teman-teman adidas Runners Jakarta.

Dikutip dari laman adidas, aplikasi ini menyediakan sejumlah fitur nan dapat membantu Anda memantau dan meningkatkan aktivitas lari. Beberapa di antaranya adalah voice coach, GPS tracking, leaderboard, statistik lari, challenge, hingga training plan.

3. Huawei Health

Tampilan Huawei Watch Fit 5. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Sementara itu, kawan kumparan Erni Rahmawati (29) memilih menggunakan aplikasi bawaan smartwatch seperti Huawei Health untuk mendukung aktivitas olahraganya.

Menurut Erni, aplikasi tersebut sudah punya fitur nan cukup komplit untuk memantau olahraga dan kondisi tubuh sehari-hari. Berikut di antaranya:

  • Detail perinciannya lengkap, sehingga hasil aktivitas olahraga bisa dipantau dengan lebih jelas.

  • Maps jeli lantaran didukung GPS

  • Punya banyak fitur olahraga lainnya nan bisa menunjang beragam jenis aktivitas.

  • Bisa memantau kualitas tidur jika menggunakan smartwatch, termasuk merekam bunyi seperti dengkuran dan mengigau.

  • Bisa memantau SpO₂ dan debar jantung untuk mengetahui kondisi tubuh saat beraktivitas maupun beristirahat.

  • Bisa mengatur rencana latihan pintar, kajian diet, dan program latihan dengan fitur VIP.

  • Bisa mengatur latihan pernapasan.

Meski begitu, Erni menilai Huawei Health tetap mempunyai beberapa kekurangan. “Masih ada akomodasi nan berbayar alias VIP. Laporan olahraga juga tidak bisa difilter berasas hari dalam kategori olahraga nan sama,” katanya.

Jangan ketinggalan info event Fun Run! Gabung organisasi kawan kumparan Running Club sekarang http://kum.pr/running

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan