Api Masih Nyala, 600 Personel Gabungan Dikerahkan Padamkan TPA Galuga Bogor

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta -

Petugas campuran tetap berupaya memadamkan api kebakaran di TPA Galuga, Bogor, Jawa Barat. Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan sebanyak 600 personel campuran dikerahkan.

"Sebagai corak support konkret, sekitar 600 personel Kabupaten Bogor, termasuk jejeran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, serta unsur lainnya, dikerahkan untuk membantu penanganan titik api, khususnya di area pengelolaan sampah nan melayani Kota Bogor," kata Rudy, Kamis (10/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, Rudy mengatakan konsentrasi utama penanganan saat ini ialah mempercepat proses pendinginan. Selain itu, penanganan juga dilakukan untuk memastikan seluruh titik api serta bara di dalam tumpukan sampah dapat ditangani.

"Personel dan peralatan tersebut bergerak berbareng unsur Pemerintah Kota Bogor untuk mempercepat proses pemadaman dan pendinginan. Penanganan kebakaran TPA memerlukan kehati-hatian lantaran api dapat memperkuat dalam corak bara di bagian dalam tumpukan sampah," ungkapnya.

Dia meminta seluruh personel tidak hanya memandang kondisi permukaan area sampah. Tetapijhga memastikan titik-titik panas terdeteksi dan dapat ditangani dengan aman.

"Mudah-mudahan seluruh titik api segera tertangani dan aktivitas pengelolaan sampah kembali aman. nan paling penting, kita jaga lingkungan, kesehatan, dan keselamatan seluruh petugas nan bekerja di lapangan," pungkasnya.

Diketahui, TPA Galuga berada di wilayah Kecamatan Cibungbulang nan lahannya dimiliki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. TPA Galuga sekarang menjadi letak pengelolaan sampah dari Kota dan Kabupaten Bogor. Kedua pemda (pemerintah daerah) sekarang bekerja-sama melakukan penanganan kebakaran di lokasi.

Kebakaran TPAS Galuga diawali kebakaran lahan penduduk pada Senin (7/9) sore dan merambat ke gunungan sampah pada malam harinya. Petugas campuran tetap berjibaku lantaran tetap ada api di sisi utara gunungan sampah.

(rdh/maa)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News