Moms, pernah anak belum selesai makan, lampau makanannya dibiarkan di meja lantaran si mini sibuk bermain? Atau bekal anak baru dimakan lagi beberapa jam kemudian? Meski terlihat sepele, kondisi ini perlu diperhatikan lantaran suhu tertentu dapat mendukung pertumbuhan bakteri.
Dokter Spesialis Anak dan Penyakit Metabolik Anak, Prof. DR. Dr. Damayanti Rusli, SpA, Subsp NPM(K), menjelaskan bahwa suhu penyimpanan menjadi salah satu aspek krusial dalam menjaga keamanan makanan anak. Menurutnya, lemari es sebaiknya berada pada suhu 1–4 derajat Celsius, sedangkan freezer di bawah -18 derajat Celsius.
Jangan Asal Memasukkan Makanan ke Kulkas
Prof. Damayanti menjelaskan bahwa dugaan kuman tidak bisa berkembang pada suhu di bawah 5 derajat Celsius tidak sepenuhnya benar. Ada jenis kuman tertentu nan tetap dapat tumbuh pada suhu rendah, meskipun jumlah dan kecepatannya tidak sebanyak ketika berada pada suhu nan lebih hangat.
Oleh lantaran itu, orang tua juga perlu memastikan suhu lemari es tetap terjaga. Terlalu sering membuka dan menutup pintu lemari es dapat membikin suhu di dalamnya berubah.
Makanan Anak Sebaiknya Dimasak Hingga Matang
Untuk makanan nan bakal diberikan kepada anak, proses memasak juga penting. Dokter Damayanti mengatakan makanan sebaiknya dimasak hingga mencapai suhu di atas 70 derajat Celsius.
Meski begitu, suhu tinggi bukan berfaedah membikin makanan kondusif 100 persen dari seluruh mikroorganisme. Ada jenis kuman tertentu nan tetap dapat memperkuat pada suhu tinggi, meskipun jumlahnya jauh lebih sedikit.
“Jadi, bukan berfaedah jika sudah 100 derajat itu kondusif 100 persen. Masih tetap paling enggak, ya, sudah 98 persen lah, gitu kan, ya,” ucapnya dalam webinar berbareng IDAI, Jumat (11/9).
Hati-Hati Makanan Anak nan Terlalu Lama di Suhu Ruang
Di Indonesia, suhu ruangan umumnya berada pada kisaran 25–30 derajat Celsius. Menurut Dokter Damayanti, kondisi tersebut justru dapat mendukung pertumbuhan bakteri.
Hal ini krusial diperhatikan ketika anak sedang makan. Misalnya, makanan sudah disajikan di meja, tetapi anak tidak langsung menghabiskannya dan makanan dibiarkan begitu saja. Begitu juga dengan bekal anak nan tidak langsung dikonsumsi.
Jadi, Anda bukan hanya jenis makanan nan perlu diperhatikan. Suhu dan langkah penyimpanan makanan juga krusial untuk menjaga makanan tetap kondusif dikonsumsi anak ya, Moms.
42 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·