Apa Itu Duck Syndrome, Begini Gejalanya!

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Apa Itu Duck Syndrome, Begini Gejalanya!

Ilustrasi duck syndrome. (Foto: dok Freepik/vwalakte)

JAKARTA - Duck Syndrome alias sindrom bebek pertama kali dicetuskan oleh Stanford University. Kondisi psikologis datang dari mahasiswa nan memperkuat dari tekanan lingkungan nan kompetitif, tapi justru nan ditampilkan adalah kepribadian nan santai. Hal ini dianalogikan seperti bebek nan terlihat tenang berada di kolam, padahal kakinya tengah mengayuh di bawah permukaan air untuk mempertahankan agar tubuhnya tetap stabil.

Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa dari Mayapada Hospital Kuningan dr. Elli Misnawati, Sp.KJ menjelaskan tentang kejadian Duck Syndrome ini. Menurutnya, Duck Syndrome terlihat dari penampilan sehari-hari, di mana orang tersebut tampak sangat tenang, terlihat tidak punya masalah, apalagi mungkin mempunyai prestasi alias pekerjaan nan cukup baik dan apalagi mempunyai kehidupan nan sempurna.

“Tapi pada kenyataannya secara internal mereka mengalami suatu alias beberapa indikasi psikologis nan berpotensi untuk menyebabkan suatu gangguan psikiatrik di kemudian harinya,” ucapnya.

Kenali Gejala Duck Syndrome

Gejala Duck Syndrome bisa dikenali sejak dini. Dokter Elli menyebut, ada beberapa indikasi nan umum ditemukan di masyarakat, antara lain:

1. Kompetitif

Punya kemauan nan kuat untuk melakukan kejuaraan dengan orang lain. “Ia selalu mau tampil lebih baik daripada orang lain, sehingga dia bakal seperti mencari sebuah pengesahan alias berupaya untuk menampilkan gambaran diri nan sempurna di publik,” ucap dr. Elli.

2. Muncul Rasa Cemas 

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com