Antusias Tinggi, LPS Bakal Gelar Lagi Financial Festival Tahun Depan

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Bandar Lampung, CNBC Indonesia - Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, Farid Azhar Nasution mengungkap bahwa pihaknya bakal terus memperkuat literasi finansial di seluruh Indonesia lewat penyelenggaraan Financial Festival di beragam wilayah. Hal ini menjadi corak komitmen LPS setelah sebelumnya sukses menggelar Financial Festival mulai dari Medan, Surabaya, Yogyakarta hingga saat ini di Lampung.

"Karena kita kan mau literasi ini sampai ke seluruh wilayah Indonesia. nan memang kelak setiap tahun kita bakal adakan. Soal tempat memang kelak kami kudu pertimbangan dulu, lantaran kan dasarnya adalah nan paling krusial kita untuk meningkatkan literasi. Nanti kita cek dari wilayah mana nan mungkin tetap perlu kita upgrading, kita tingkatkan, itu nan bakal kita lakukan," ujar Farid dikutip Minggu (6/9/2026).

Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat antusias masyarakat bakal penyelenggaraan Financial Festival sangat besar. Bahkan ujar Farid sudah banyak beberapa pihak nan menanyakan kapan aktivitas serupa bakal digelar kembali.

"Jadi jika pun kelak mau kita laksanakan, bisa jadi ada di Pulau Jawa I, bisa jadi kelak di luar Pulau Jawanya, wilayah timur. Karena sudah menananya kok kita belum kebagian.Tapi tempatnya kita belum tentukan, kita bakal lakukan pertimbangan nan mana nan kira-kira paling berakibat terhadap peningkatan literasi keuangan," pungkasnya.

Seperti diketahui, Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu sempat mengatakan pemilihan Lampung sebagai letak penyelenggaraan pagelaran lantaran tingkat literasi penjaminan simpanan masyarakat Lampung tetap berada di bawah rata-rata nasional.

"Ini bukan tiba-tiba. Ini adalah program tahunan. Kami mengadakan semacam financial pagelaran setahun dua kali," ujar Anggito.

Menurut Anggito, survei menunjukkan tingkat pengetahuan masyarakat secara nasional mengenai adanya agunan terhadap simpanan mencapai sekitar 62,5%. Artinya, sekitar enam dari 10 orang memahami bahwa biaya nan disimpan di perbankan mendapatkan jaminan.

Namun, tingkat literasi masyarakat Lampung tercatat lebih rendah, ialah sekitar 58,5%.

"Nasionalnya itu pengetahuan literasi tentang penjaminan simpanan total 62,5%. Jadi enam dari 10 orang itu memahami bahwa duit nan disimpan itu dijamin. Lampung itu 58,5%, jadi Lampung itu di bawah rata-rata nasional," kata Anggito.

(dpu/dpu) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News