Anthropic, perusahaan di kembali tools AI Claude, meminta bumi untuk memperlambat laju teknologi AI, dengan argumen inti; bahwa sistem AI telah mendekati keahlian berdikari untuk meningkatkan dirinya sendiri, dan manusia bisa kehilangan keahlian untuk mengawasi proses tersebut.
Pada 4 Juni 2026, perusahaan menerbitkan proposal melalui The Anthropic Institute, nan menyerukan penghentian sementara pengembangan AI mutakhir secara dunia dan secara terkoordinasi. Proposal nan ditulis oleh Marina Favaro dan Jack Clark itu menjabarkan sebuah alur kerja AI nan mengarah pada sebuah peringatan untuk dunia.
Anthropic menemukan di dalam pengembangan AI-nya sendiri, bahwa teknologi AI nan didukung oleh komputasi secara memadai, mengarah pada sistem nan sepenuhnya otonom merancang dan mengembangkan penerusnya secara mandiri. Per Mei 2026, lebih dari 80% kode nan digabungkan ke dalam pedoman kode Anthropic sendiri ditulis oleh Claude. Bukan oleh insinyur manusia. Melainkan oleh AI itu sendiri.
Para engineer di perusahaan tersebut menggabungkan kode 8 kali lebih banyak per hari pada kuartal kedua tahun 2026 dibandingkan tahun 2024. Jangkauan penyelesaian tugas oleh AI, nan pada dasarnya adalah kumpulan tugas kompleks nan dapat ditangani AI secara mandiri, telah meningkat dua kali lipat kira-kira setiap empat bulan.
Anthropic mencatat bahwa peningkatan diri rekursif penuh, di mana AI betul-betul merancang ulang dirinya sendiri untuk menjadi lebih pandai dalam lingkaran nan tidak terkendali, belum terjadi. Tetapi info perusahaan sendiri menunjukkan bahwa kesenjangan antara "belum terjadi" dan "bisa terjadi" semakin menyempit dengan cepat.
Ini disebut peningkatan diri rekursif . Kita belum sampai di sana, dan peningkatan diri rekursif bukanlah sesuatu nan pasti terjadi. Tetapi perihal itu bisa terjadi lebih sigap daripada nan diperkirakan oleh sebagian besar institusi.
Anthropic meyakini sistem AI bakal menjadi jauh lebih mumpuni di tahun-tahun mendatang dengan prasarana nan semakin kuat, dan oleh karenanya peningkatan diri secara berdikari (recursive self improvement) oleh AI semakin dekat.
"Tren ini mempunyai implikasi nan sangat besar. AI nan bisa membangun dirinya sendiri bakal menjadi perkembangan besar dalam sejarah teknologi—satu perihal nan dapat membawa faedah luar biasa bagi bumi di bagian sains, perawatan kesehatan, dan lainnya. Namun, peningkatan diri rekursif sepenuhnya juga dapat meningkatkan akibat manusia kehilangan kendali atas sistem AI. Jika sistem bisa sepenuhnya membangun penerusnya sendiri, langkah kita mengamankannya, memantaunya, dan membentuk perilakunya menjadi jauh lebih penting."
Alasan jarak sepihak tak bakal berhasil: Harus bertindak global
Jika Anthropic berakhir sejenak, para pesaing seperti OpenAI, Google DeepMind, alias xAI bakal terus membangun. Laboratorium nan berhati-hati bakal tertinggal. Laboratorium nan gegabah bakal merebut pasar. Solusi nan diusulkan Anthropic adalah sistem nan dapat diverifikasi secara internasional nan memungkinkan banyak laboratorium untuk menghentikan pengembangan secara bersamaan.
Pada Maret 2023, Future of Life Institute menerbitkan surat terbuka nan menyerukan jarak enam bulan untuk training sistem AI nan lebih canggih dari GPT-4. Surat itu ditandatangani oleh ribuan peneliti dan pelaksana teknologi. Namun, seruan itu sebagian besar diabaikan oleh laboratorium-laboratorium tersebut.
Aksi protes terhadap AI pernah terjadi pada Maret 2026 di luar instansi Anthropic, OpenAI, dan xAI, dengan para demonstran menyerukan penghentian sementara pengembangan model-model mutakhir.
Yang berbeda sekarang adalah seruan itu datang dari dalam. Anthropic bukanlah golongan pembelaan eksternal. Ini adalah laboratorium terdepan dengan akses langsung ke keahlian nan mereka peringatkan.
Proposal Anthropic secara definitif memerlukan support multilateral. Tanpa OpenAI, Google DeepMind, dan xAI nan ikut serta, ini hanya bakal tetap menjadi postingan blog nan berdasar bagus dan bukan realitas kebijakan. Jeda dinilai tidak bakal menghapus kelebihan tersebut. Jeda justru memperkuatnya dengan membujuk berpikir ulang untuk generasi masa depan.
Anthropic sendiri dilaporkan sedang mempersiapkan IPO (penawaran umum perdana), dengan valuasi antara $965 miliar dan $1 triliun. Menyerukan jarak pengembangan dunia tepat sebelum go public adalah tindakan kesadaran korporat nan luar biasa alias langkah pen positioning nan sangat cerdas.
51 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·