Jakarta, CNN Indonesia --
Anggota Satpol PP DKI yang menjadi korban penganiayaan saat penertiban parkir liar di sekitar kompleks Kejaksaan Agung (Kejagung) di area Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan mencabut laporannya ke kepolisian.
Kapolsek Kebayoran Baru, AKBP Nugrahadi mengatakan korban mencabut laporannya setelah dilakukan proses mediasi.
"Itu dari korbannya sudah cabut laporan. Kemarin mereka berdamai, mediasi di Polsek, kita fasilitasi," kata Nugrahadi kepada wartawan, Rabu (14/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian, Nugrahadi tak membeberkan lebih lanjut ihwal kesepakatan tenteram antara kedua belah pihak. Termasuk, soal argumen korban memilih untuk berdamai.
"(Alasan damai) itu tanya ke pihak korbannya. nan jelas biaya pengobatan dan segala macam dari perwakilannya ada nan mediasi sama mereka, sama korban, didampingi kita juga," tutur Nugrahadi.
Sebelumnya, seorang petugas Satpol PP Kecamatan Kebayoran Baru terluka ketika menjalankan operasi cabut pentil (OCP) dalam penertiban parkir liar di area Kolam Renang Bulungan, Jakarta Selatan.
Kasatpol PP Kebayoran Baru Diki Zulkarnain mengatakan penertiban tersebut merupakan bagian dari upaya menindak parkir liar, termasuk di depan Kolam Renang Bulungan nan kerap dikeluhkan masyarakat.
"Dalam pelaksanaannya, aktivitas melangkah kondusif dan terkendali, dengan puluhan kendaraan nan dilakukan operasi cabut pentil oleh petugas Satpel Dinas Perhubungan (Dishub) Kecamatan Kebayoran Baru," kata Diki kepada wartawan di Jakarta, Senin (12/10).
Namun, situasi berubah setelah petugas menyelesaikan penertiban dan bergerak menuju wilayah Kelurahan Selong. Dalam perjalanan melintasi Jalan Kyai Maja, truk nan berada di bagian belakang iring-iringan petugas dilempari sejumlah pekerja proyek pembangunan gedung Kejaksaan nan sedang beristirahat.
Situasi sempat mereda sebelum kembali memanas akibat provokasi dari massa nan berdatangan. Pelemparan terhadap petugas pun terjadi dan berujung pada kekerasan di letak kejadian.
"Dalam kejadian tersebut, terdapat petugas nan mengalami luka saat berupaya melindungi personil lainnya nan terjatuh dan nyaris menjadi sasaran pengeroyokan massa," ucap dia.
Usai kejadian tersebut, perwakilan manajemen PT PP mendatangi pihak Kecamatan Kebayoran Baru untuk menyampaikan permohonan maaf. Pihak perusahaan juga menyatakan kesediaan bertanggung jawab atas akibat kejadian, termasuk kerusakan dan biaya pengobatan personil Satpol PP nan terluka.
(dis/kid)
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·