Anggota Polri di KPK Turut Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

Sedang Trending 47 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota Polri yang berdinas di KPK sebagai staf manajemen lembaga, Setya Budi Dias Oktavianto, turut menjadi tersangka nan ditahan mengenai Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pemalang, Provinsi Jawa Tengah, Anom Widiyantoro.

Dias berbareng ayahnya nan juga ditahan KPK ialah Lilik Budi Suprianto (swasta) diduga melakukan pemerasan terhadap bupati Anom.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang berkepentingan merupakan staf manajemen pada Komisi Pemberantasan Korupsi, betul merupakan perbantuan ya dari lembaga kepolisian," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis (30/7).

Budi menegaskan setiap penanganan perkara bakal dilakukan KPK secara objektif, transparan, dan akuntabel, termasuk andaikan perkara itu juga melibatkan pegawai KPK.

Hal itu, kata dia, sebagai bentuk komitmen KPK untuk memastikan tegaknya tiang integritas.

"Kami tegaskan sekali lagi bahwa seluruh proses penanganan perkara nan dilakukan oleh KPK semuanya dilakukan secara objektif berasas perangkat bukti, dan kami juga terbuka atas setiap tahapan dalam proses norma tersebut," ucap Budi.

"Termasuk setiap pengambilan keputusan nan dilakukan oleh ketua juga secara kolektif kolegial," sambungnya.

Sementara itu, selain menjadi korban pemerasan, bupati Anom diduga juga melakukan tindak pidana pemerasan kepada anak buahnya dan pihak swasta. Orang kepercayaan bupati nan berjulukan Mohamad Haris turut diproses hukum.

"Atas dua klaster investigasi tersebut berasas kecukupan perangkat bukti nan sah, interogator kemudian telah menetapkan empat orang sebagai tersangka," kata Budi.

Anom, Haris, Dias, dan Lilik sudah ditahan selama 20 hari pertama setelah menjalani pemeriksaan intensif pasca-tertangkap tangan (OTT).

Anom (nomor rompi 191) dan Dias (185) bakal ditahan di Rutan bagian Gedung Merah Putih KPK. Sedangkan Lilik (193) dan Haris (160) bakal ditahan di Rutan bagian C1.

KPK bakal menggelar konvensi pers pada Kamis (30/7) siang untuk menjelaskan kronologi OTT dan bangunan komplit perkara nan menjerat Anom dan kawan-kawan.

OTT tersebut dilakukan KPK di tiga letak ialah Pemalang, Purworejo, dan Jakarta. Sebanyak total 21 orang ditangkap.

Anom dan empat pihak lain nan tidak diketahui identitasnya ditangkap di Jakarta.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 orang di antaranya dibawa ke instansi KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Satu di antaranya adalah istri Anom nan berjulukan Noor Faizah Maenofie (berstatus terperiksa).

Selain itu, tim penindakan KPK juga mengamankan peralatan bukti di antaranya duit tunai sejumlah lebih dari Rp2 miliar.

Secara paralel, KPK juga sudah melakukan penyegelan terhadap tempat-tempat nan nantinya bakal digeledah. Salah satu tempat nan disegel adalah ruang kerja bupati.

(ryn/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional