Jakarta -
Pria bergaya preman nan mengaku dari salah satu ormas, berinisial B (26) akhirnya ditangkap. Dia hendak membakar warung kelontong penduduk di Deli Serdang, lantaran korban menolak bayar setoran modus duit keamanan.
"Tim sudah mengamankan pelaku dan membawa pelaku ke Polsek Sunggal," kata Kapolsek Sunggal Kompol Yunus Tarigan, dikutip detikSumut, Selasa (14/4/2026).
Pelaku diamankan siang tadi di Jalan Sei mencirim Desa Lalang, Kecamatan Sunggal. Pelaku mengaku meminta duit setoran untuk SPSI sebesar Rp 50 ribu ke anak korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah korban datang, pelaku menjumpai korban. Namun, korban mengatakan 'tidak ada duit SPSI lantaran di sini pun lenyap handphone', sehingga pelaku mengambil botol nan berisi pertamax nan ada di betor dekat TKP dan menyiram di dalam grosir lampau menakut-nakuti bakal membakar," jelasnya.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (12/4) sekira pukul 10.30 WIB. Saat itu pelaku B itu meminta setoran untuk 5 bulan sekaligus, terhitung mulai April sampai September. Uangnya senilai Rp 250 ribu.
"Jadi, pertama, dia mau minta duit SPSI per bulan. Terus, sekalian dia mau ngambil 5 bulan. Dari bulan 4 (April) ini, Rp 250 ribu untuk 5 bulan," kata Ibrahim saat diwawancarai di warungnya.
Ibrahim mengatakan pelaku memang sudah berulang kali meminta setoran dengan modus duit keamanan ke warungnya itu. Pada akhir Desember 2025, pelaku juga meminta setoran untuk 6 bulan sekaligus hingga bulan Juni 2026 sebesar Rp 180 ribu.
Baca selengkapnya di sini.
(idn/dhn)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·