Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Ngaku Tidak Punya Pengetahuan Operasi Intelijenamp;nbsp;

Sedang Trending 57 menit yang lalu

Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Ngaku Tidak Punya Pengetahuan Operasi Intelijen 

Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus /Okezone

JAKARTA -Terdakwa I Sersan Dua Edi Sudarko nan melakukan penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus mengaku tidak punya pengetahuan tentang operasi intelijen, apalagi dilatih tentang operasi tersebut.

"Jadi sama sekali tidak punya pengetahuan operasi intelijen untuk melaksanakan aktivitas ini? Tidak ada pengetahuan khusus, gimana kelak kita merancang ini, gimana kita kabur?" tanya penasihat para terdakwa di pengadilan pada Rabu (13/5/2026).

"Siap, tidak ada. Siap, tidak ada," ujar Terdakwa I nan juga merupakan personil BAIS tersebut.

Terdakwa I mengaku, tidak punya pengetahuan atas operasi intelijen ataupun operasi unik selama berada di Bais TNI. Maka itu, perbuatan penyiraman terhadap Andrie Yunus dilakukannya tanpa ada rencana apapun sebelumnya namalain spontanitas belaka.

Maka itu pula, kata dia, saat melakukan penyiraman, dia tidak menggunakan pelindung apapun nan bisa melindungi dirinya dari cipratan cairan nan disiramkan ke Andrie Yunus. Termasuk pelindung untuk menutupi wajah agar tidak terdeteksi kamera CCTV lantaran dia pun tak memikirkannya.

"Waktu mau melaksanakan aktivitas penyiraman itu apakah ada perencanaan nan betul-betul matang. Contoh pada saat melaksanakan Terdakwa I tidak menggunakan cover nan betul-betul bisa melindungi Terdakwa I, baik itu dari pencarian wajah, keamanan Terdakwa I maupun lainnya itu tidak dibuat sedemikian rupa. Kenapa tidak dibuat begitu?" tanya penasihat.

"Siap, lantaran spontan saja," jawab Terdakwa I

"Tidak pernah berpikir gimana kelak ke depan kita ini jika dilihat, tidak berpikir panjang?" tanya penasihat.

"Siap, tidak," beber Terdakwa I.

Terdakwa I menerangkan, selama berada di Bais TNI, dia juga tidak pernah menjalani training unik kaitannya tugas operasi intelijen. Sebabnya, dia hanya berada di Denma Bais TNI.

 "Apakah pernah dilatih selama di Bais (TNI) untuk melakukan tugas-tugas operasi intelijen?" tanya penasihat.

"Siap, kami Denma tidak ada training seperti itu," papar Terdakwa I.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com