Anggaran Makan Bergizi Gratis Bisa Ditekan di Bawah Rp200 Triliun

Sedang Trending 20 jam yang lalu
Anggaran Makan Bergizi Gratis Bisa Ditekan di Bawah Rp200 Triliun Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai aktivitas Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Jakarta, Kamis (3/9).(MI/Ihfa Firdausya)

MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi ditekan hingga di bawah Rp200 triliun melalui serangkaian efisiensi dan penggunaan teknologi. Hal ini disampaikan Purbaya setelah berbincang dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengenai optimasi anggaran program prioritas tersebut.

Purbaya mengungkapkan bahwa anggaran MBG untuk tahun ini sebenarnya telah mengalami beberapa kali penyesuaian. Awalnya, alokasi anggaran dipatok sebesar Rp330 triliun, namun kemudian diefisiensikan menjadi Rp260-an triliun, hingga menyusut kembali ke nomor Rp240-an triliun.

"Tapi saya bicara dengan Kepala BGN nan baru sepertinya bisa dibuat lebih efisien lagi di bawah Rp200 triliun," ujar Purbaya dalam aktivitas Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Jakarta, Kamis (3/9).

Untuk tahun depan, pemerintah telah menganggarkan biaya sebesar Rp240 triliun. Kendati demikian, Purbaya optimistis nomor tersebut tetap bisa ditekan lebih rendah tanpa mengurangi kualitas program melalui pemanfaatan teknologi tepat guna.

Selain konsentrasi pada efisiensi nilai anggaran, Kementerian Keuangan juga memperketat pengawasan penerapan program di tingkat daerah. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap Rupiah nan dikeluarkan betul-betul tersalurkan sesuai sasaran.

Purbaya menjelaskan bahwa jejeran pegawai Kementerian Keuangan di wilayah sekarang dikerahkan untuk mengawasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara bergilir. Pengawasan melekat ini diharapkan bisa meminimalisasi kebocoran dan meningkatkan keahlian program secara keseluruhan.

"Jadi pegawai-pegawai kami di wilayah mengawasi masing-masing SPPG secara bergilir. Jadi saya harapkan kelak kita bisa perbaiki terus kinerjanya ke depan untuk MBG," pungkasnya. (Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia