Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan tetap memerlukan tambahan anggaran untuk memenuhi kebutuhan shopping pegawai pada 2027. Dalam pagu sugestif nan diterima saat ini, tetap terdapat kekurangan anggaran sekitar Rp2 triliun untuk bayar penghasilan pegawai.
Secara keseluruhan, Kementerian Perhubungan memperoleh pagu sugestif tahun 2027 sebesar Rp 28,34 triliun. Namun nomor tersebut tetap berada di bawah kebutuhan anggaran Kemenhub yang diklaim mencapai Rp55,16 triliun untuk menjalankan tugas dan programnya.
"Belanja pegawai sebesar Rp2 triliun, pagu sugestif nan diterima saat ini belum memenuhi kebutuhan shopping pegawai selama satu tahun penuh," kata Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat rapat kerja berbareng Komisi V DPR RI, Rabu (17/6/2026).
Kementerian Perhubungan saat ini mempunyai puluhan ribu pegawai nan bekerja di beragam unit kerja. Mereka tersebar mulai dari instansi pusat hingga unit pelaksana teknis nan menjalankan jasa transportasi di beragam daerah.
Pegawai tersebut menjalankan beragam fungsi, mulai dari pengawasan transportasi, pelayanan pelabuhan dan bandara, operasional perkeretaapian, pendidikan dan training transportasi, hingga pengetesan sarana dan prasarana transportasi.
"Tambahan anggaran diperlukan untuk mendukung kebutuhan 59.682 pegawai nan bekerja di instansi pusat, UPT pelabuhan, bandara, stasiun, balai pengujian, sekolah kedinasan serta unit pelayanan transportasi lainnya di seluruh Indonesia," kata Dudy.
Kebutuhan shopping pegawai menjadi salah satu dari sejumlah usulan tambahan anggaran nan diajukan Kementerian Perhubungan kepada pemerintah. Selain itu, kementerian juga mengusulkan tambahan biaya untuk mendukung aspek keselamatan transportasi, pelayanan publik, serta jasa transportasi perintis.
(dce)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·