Andy Burnham Siap Ambil Alih Tanpa Lawan usai Keir Starmer Mundur dari PM Inggris

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Andy Burnham Siap Ambil Alih Tanpa Lawan usai Keir Starmer Mundur dari PM Inggris Anggota parlemen Partai Buruh nan baru untuk Makerfield, Andy Burnham, dilantik setelah kemenangannya dalam pemilihan sela baru-baru ini, di House of Commons di London pada 22 Mei 2026.(AFP)

DI tengah tekanan politik nan kian memuncak, Keir Starmer akhirnya resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Perdana Menteri Inggris sekaligus pemimpin Partai Buruh. Langkah dramatis ini diambil setelah gelombang ketidakpuasan melanda internal partai, dipicu oleh kekhawatiran para menteri dan personil parlemen atas ancaman elektoral dari partai Reform UK menjelang pemilu mendatang.

Pengumuman ini sekaligus membuka jalan lebar bagi mantan Wali Kota Greater Manchester nan sekarang menjadi personil parlemen (MP) Makerfield, Andy Burnham, untuk menggantikannya. Burnham diprediksi bakal melenggang mulus ke Downing Street tanpa perlu melewati kontestasi internal nan sengit.

Pidato Emosional di Downing Street

Starmer mengambil keputusan berat ini setelah menghabiskan akhir pekan berbareng keluarganya di Chequers. Dalam pidato emosional di luar kantornya, dia mengakui bahwa dirinya bukan lagi sosok nan tepat untuk memimpin negara.

"Pertanyaan nan diajukan partai saya sekarang adalah apakah saya orang terbaik untuk memimpin kita menuju pemilihan umum berikutnya," ujar Starmer.

"Saya telah mendengar jawaban dari partai parlemen saya atas pertanyaan itu, dan saya menerima jawaban itu dengan lapang dada. Setiap keputusan nan saya ambil adalah tentang mengutamakan negara nan saya cintai, itulah sebabnya saya bakal mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Buruh."

Meskipun sempat bersikeras bakal bertahan, obrolan mendalam dengan jejeran kabinet dan istrinya, Victoria, akhirnya mengubah keputusan Starmer. Ia telah meminta komite pelaksana nasional Partai Buruh untuk menyusun agenda pemilihan pemimpin baru, nan ditargetkan selesai sebelum masa reses musim panas pertengahan Juli ini.

Andy Burnham Calon Tunggal Terkuat

Hingga saat ini, Burnham menjadi kandidat tunggal nan paling diunggulkan setelah rival potensialnya, Wes Streeting, menyatakan tidak bakal maju dalam bursa pencalonan. Tanpa adanya penantang nan bisa mengumpulkan syarat minimal 81 support dari personil parlemen, Burnham diperkirakan bakal resmi menjabat sebagai Perdana Menteri ketujuh Inggris dalam satu dasawarsa terakhir pada 16 alias 17 Juli mendatang.

Merespons pengunduran diri Starmer, Burnham langsung menyampaikan apresiasinya dan menegaskan kesiapannya untuk memimpin stabilitas negara.

"Keputusannya menandai awal dari sebuah transisi dan krusial agar proses ini dilakukan dengan langkah nan tertib dan bertanggung jawab," kata Burnham.

"Saya bakal mengusulkan diri sebagai bagian dari proses ini. Negara mengharapkan stabilitas, keseriusan, dan konsentrasi berkepanjangan pada isu-isu nan paling krusial dan itulah nan bakal mereka dapatkan."

Arah Kebijakan Baru

Tim sukses Burnham sekarang mulai merancang agenda pemerintahan baru, termasuk rencana penunjukan Ed Miliband sebagai Kanselir untuk menantang ortodoksi Kementerian Keuangan, serta mempertahankan Shabana Mahmood di Kementerian Dalam Negeri. Fokus utama Burnham diprediksi bakal tertuju pada reformasi ekonomi, kebijakan devoluasi daerah, serta strategi matang untuk membendung pengaruh politik Nigel Farage dari kubu oposisi. (The Guardian/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia