Jakarta - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra Andre Rosiade mengunjungi Panti Asuhan LKSA Bayi dan Balita Jasmin Nabila Inayah di Padang, Sumatera Barat pada Senin (11/5). Dalam kunjungan tersebut, Andre memberikan support tunai dan sembako untuk membantu operasional panti nan merawat puluhan bayi dan balita terlantar.
Suasana haru mewarnai kunjungan Andre saat mendengar langsung cerita pengurus panti tentang perjuangan merawat bayi-bayi nan ditinggalkan orang tuanya. Bahkan, Andre sempat menggendong bayi berumur tiga minggu nan ditemukan di depan gerbang panti.
"Ya Allah. Berat perjuangan di Sumatera Barat ini, banyak bayi dibuang di luar," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (11/5/2026).
Andre kemudian memberikan support duit tunai sebesar Rp25 juta dan 10 paket sembako senilai Rp5 juta untuk membantu kebutuhan panti.
"Begini uni Dewi, saya tidak bisa lama-lama. Saya beri uni Dewi dan panti Rp 25 juta dulu untuk membantu. Nanti ada sembako juga 10 paket. Kalau ada masalah apa pun segera kabari Ibu Ida alias tim kami di Padang," jelasnya.
Tak hanya itu, Andre juga berjanji bakal kembali datang berbareng istrinya pada awal Juni mendatang sekaligus menjadikan keluarganya sebagai dermawan tetap panti.
"Insya Allah tanggal 5 Juni saya bawa istri saya ke sini. Saya suruh istri saya dan anak saya, Azizah, jadi dermawan tetap di sini. Biar kelak Azizah posting juga agar banyak nan menyumbang ke panti Dewi," sambungnya.
Menanggapi perihal tersebut, salah satu pengurus panti, Dewi Melinda, mengungkapkan pada 2023 jumlah bayi terlantar nan masuk ke panti meningkat. Bahkan, dalam satu bulan pernah ada tiga bayi nan ditinggalkan sekaligus.
"Tahun 2023 nan paling banyak, Pak. Bulan November saja ada tiga bayi nan ditinggal kabur," ungkap Dewi.
Bahkan, menurut Dewi, beberapa bayi sengaja ditinggalkan secara diam-diam di depan pagar panti pada malam hari.
"Ada nan memanjat pagar, ada nan menyelinap lewat tas," lanjutnya.
Saat ini, panti dibantu empat perawat dan enam pengasuh. Dewi menyebut kebutuhan operasional panti mencapai sekitar Rp100 juta per bulan untuk biaya perawat, susu, pampers, hingga kebutuhan harian anak-anak.
"Kalau perawat nan wanita Rp200 ribu sehari, nan laki-laki Rp300 ribu sehari. Itu baru untuk perawat dan pengasuh saja," kata Dewi.
Pihak panti pun menyampaikan terima kasih atas support nan diberikan Andre kepada anak-anak terlantar nan mereka rawat.
"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Andre Rosiade nan telah datang ke panti ini dan memberikan bantuan. Semoga beliau sehat selalu, semakin banyak rezekinya, dan terus berfaedah bagi orang banyak," ucap pengurus panti.
Sebagai informasi, Panti Asuhan LKSA Bayi dan Balita Jasmin Nabila Inayah sendiri mempunyai legalitas dengan Nomor AHU-0001910-AH.01.04 Tahun 2020 dan SIUP Nomor 0003/ILKS/DPMPTSP/2024. Yayasan ini juga membuka bantuan bagi masyarakat nan mau membantu melalui rekening BSI Syariah nomor 7293299816 atas nama LKS Anak Balita Jasmin Nabila.
(akd/ega)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·