Andre Rosiade Audiensi dengan Gubernur Lampung, Perkuat Sinergi IKM dan Pemprov

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta -

Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) Andre Rosiade memimpin audiensi dengan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Pertemuan tersebut menjadi momentum krusial untuk memperkuat kerjasama antara organisasi perantau Minang dan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung pembangunan wilayah serta pemberdayaan masyarakat.

Audiensi digelar di Kantor Gubernur Lampung, Kamis (11/6/2026). Dalam audiensi itu, Andre Rosiade didampingi Sekretaris Jenderal DPP IKM Braditi Moulevey, jejeran pengurus DPP IKM, serta tokoh dan pengurus IKM Lampung. Kehadiran rombongan disambut langsung Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal berbareng jejeran pemerintah provinsi.

Andre menegaskan IKM berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah di seluruh wilayah tempat perantau Minang berada. Menurutnya, falsafah 'di mana bumi dipijak, di sana langit dijunjung' menjadi landasan utama organisasi dalam membangun hubungan dengan pemerintah dan masyarakat setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"IKM berkomitmen bekerja sama dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Di mana pun perantau Minang berada, kami mau keberadaan IKM memberikan manfaat, baik bagi ranah maupun rantau," kata Andre nan juga Wakil Ketua Komisi VI DPR.

Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI itu menjelaskan, IKM selama ini tidak hanya menjadi wadah silaturahmi perantau, tetapi juga datang membantu masyarakat Minang ketika menghadapi persoalan di beragam daerah. Ia mencontohkan keberhasilan IKM mengevakuasi sekitar 1.400 penduduk Minang saat kerusuhan Wamena pada 2019.

Menurut Andre, kekuatan utama perantau Minang adalah solidaritas dan keahlian beradaptasi dengan masyarakat setempat. Karena itu, IKM mau terus memperkuat peran sosial dan ekonomi anggotanya di beragam provinsi, termasuk Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Andre juga menyampaikan aspirasi pengurus IKM Lampung nan mau membangun sekretariat permanen sebagai pusat aktivitas organisasi. Ia berambisi Pemerintah Provinsi Lampung dapat memberikan dukungan, termasuk melalui skema hibah setelah seluruh persyaratan manajemen dipenuhi.

"Kami berambisi kelak ada support dari Pemerintah Provinsi Lampung untuk pembangunan sekretariat IKM. Tanah bakal kami siapkan, sementara untuk pembangunan kami berambisi bisa bekerja-sama dengan pemerintah daerah," ujarnya.

Usulan tersebut mendapat respons positif dari Gubernur Rahmat Mirzani. Mirza apalagi membuka kesempatan pemanfaatan aset pemerintah nan belum digunakan untuk mendukung aktivitas organisasi perantau Minang di Lampung.

Selain itu, Mirza juga menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Lampung membantu proses hibah pembangunan sekretariat IKM melalui APBD 2027, dengan syarat organisasi telah memenuhi ketentuan manajemen dan terdaftar secara resmi di Kesbangpol.

"Kita bantu. Dana hibah kelak kita kawal untuk APBD 2027. Tetapi syarat administrasinya kudu dipenuhi terlebih dahulu, termasuk terdaftar di Kesbangpol," kata Mirza.

Mirza juga membujuk IKM untuk terlibat aktif dalam beragam program pembangunan daerah, terutama nan berangkaian dengan sektor ekonomi, perdagangan, pertanian, dan stabilisasi nilai kebutuhan pokok.

Menurut Mirza, masyarakat Minang selama ini telah memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Lampung. Ia menilai perantau Minang menjadi bagian krusial dari degub perdagangan dan aktivitas upaya di provinsi tersebut.

"Teman-teman Minang sudah lama menjadi bagian dari Lampung dan memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian daerah. Karena itu kami mau terus berkolaborasi," ujarnya.

Sementara itu, Asisten I Pemprov Lampung Muhammad Firsada mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung siap membantu proses manajemen nan dibutuhkan IKM untuk mendapatkan support hibah. Ia juga menyebut nilai-nilai budaya Lampung sangat sejalan dengan semangat nan dibawa IKM.

Usai pertemuan, Andre Rosiade menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan support nan diberikan Pemerintah Provinsi Lampung. Ia mengaku optimistis beragam aspirasi nan disampaikan IKM dapat direalisasikan melalui kerja sama nan baik dengan pemerintah daerah.

"Alhamdulillah seluruh aspirasi kami diterima dengan baik dan insya Allah bakal ditindaklanjuti. Kami tidak hanya mendapatkan support untuk program-program IKM, tetapi juga mendapatkan komitmen kuat untuk membangun sinergi nan lebih besar antara perantau Minang dan Pemerintah Provinsi Lampung," kata Andre.

Ia menegaskan, kerjasama tersebut diharapkan semakin memperkuat kontribusi perantau Minang dalam pembangunan Lampung sekaligus mempererat hubungan antara ranah Minang dan masyarakat di tanah rantau.

Dalam audiensi tersebut turut datang tokoh perantau Minang Lampung, Jamal Firdaus, nan selama ini aktif mengonsolidasikan penduduk Minang di provinsi tersebut. Jamal juga menjadi salah satu penggerak penguatan organisasi IKM di Lampung dan mendapat support untuk memimpin kepengurusan DPW IKM Lampung ke depan.

Jamaluddin menyambut baik perhatian tersebut dan menyatakan kesiapan jajarannya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah. IKM Lampung sekarang tengah bergerak sigap melakukan penguatan internal organisasi, termasuk sasaran pembentukan pengurus DPD di tingkat kabupaten dan kota dalam waktu tiga bulan ke depan.

"Penguatan manajemen juga menjadi konsentrasi utama," katanya.

(whn/dhn)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News