Andra Soni Resmikan 7 Sekolah Baru di Banten, Bisa Tampung 1.356 Siswa

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

Gubernur Banten Andra Soni terus memperluas akses pendidikan melalui pembangunan Unit Sekolah Baru (USB), pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), serta Program Sekolah Gratis (PSG) bagi sekolah swasta. Kebijakan diarahkan untuk mewujudkan pendidikan nan merata, berbobot dan berkeadilan melalui program unggulan Banten Cerdas.

Hal itu disampaikan Gubernur Banten Andra Soni saat meresmikan tujuh USB di SMAN 33 Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Senin (31/8). Enam USB lainnya ialah SMKN 16 Kabupaten Tangerang, SMKN 12 Kota Tangerang, SKh 01 Kabupaten Serang, SMKN 2 Cihara Kabupaten Lebak, SMAN 9 Kota Serang, dan SMKN 17 Kabupaten Pandeglang.

Andra Soni mengungkapkan, pembangunan pendidikan di Provinsi Banten terus diarahkan pada tiga perihal utama, ialah pendidikan nan tersedia, terjangkau, dan berkualitas. Oleh lantaran itu, Pemprov Banten melakukan pembangunan USB sebagai salah satu intervensi untuk memperluas akses dan pemerataan jasa pendidikan, di mana pada tahun 2025 telah dibangun tujuh USB dengan tambahan daya tampung sekitar 1.356 peserta didik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak hanya sekedar membangun gedung sekolah, tetapi lebih dari itu guna menghadirkan kesempatan belajar nan lebih dekat dan lebih luas bagi anak-anak di Provinsi Banten," kata Andra Soni dalam keterangan tertulis, Senin (31/8/2026).

Selain pembangunan USB, pemerataan pendidikan juga diperkuat melalui PSG. Pada tahun 2025, Program Sekolah Gratis telah menjangkau 801 SMA, SMK dan SKh swasta dengan jumlah peserta didik penerima faedah sebanyak 60.705 siswa.

"Kita arahkan untuk mewujudkan pendidikan nan semakin merata, terjangkau dan berkualitas," imbuhnya.

Ke depan, untuk mempercepat pemerataan akses pendidikan itu, Andra Soni mendorong Bupati dan Wali Kota meningkatkan kerjasama dalam perihal penyiapan lahan. Persoalan lahan ini menjadi perihal nan cukup panjang prosedurnya dalam penyelenggaraan pembangunan USB.

"Lahannya disiapkan oleh masing-masing Kabupaten/Kota, pembangunan infrastrukturnya Provinsi," jelasnya.

Andra Soni menegaskan jika Pemprov Banten bakal terus melakukan pertimbangan agar program ini semakin tepat sasaran, semakin efektif, dan semakin memberikan faedah bagi masyarakat. Data BPS menunjukkan bahwa nomor partisipasi murni alias APM SMA/SMK sederajat di Provinsi Banten meningkat dari 63,50 persen pada tahun 2024 menjadi 65,28 persen pada tahun 2025.

"Data tersebut menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat usia sekolah menengah nan mengikuti pendidikan pada jenjang nan sesuai dengan usianya," ungkap Andra Soni.

Demikian pula Angka Partisipasi Kasar alias APK SMA/SMK sederajat meningkat dari 79,42 persen pada tahun 2024 menjadi 82,97 persen pada tahun 2025, nan berfaedah terdapat peningkatan 3,55 poin persentase dalam satu tahun.

"Karena itu, pekerjaan kita belum selesai. Justru angka-angka itu menjadi argumen kenapa Pemprov Banten kudu terus memperkuat kebijakan pendidikan nan berpihak kepada masyarakat," ujarnya.

Kebijakan ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Ketua RT setempat, Muhadi (64), mengaku terharu lantaran penantian panjang penduduk untuk mendapatkan akses pendidikan terjangkau akhirnya bisa terealisasi di era kepemimpinan Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah.

"Tapi sekarang Alhamdulillah. Kami sangat berterima kasih adanya program sekolah cuma-cuma ditambah lagi dengan adanya sekolah baru ini nan lebih dekat," jelas Muhadi.

Hal senada diungkapkan penduduk sekitar, Tri Hardi (60). Ia merasa sangat terbantu dengan adanya sekolah baru serta program sekolah cuma-cuma nan diinisiasi pemerintah provinsi.

"Pertama kita merasa terbantu dengan adanya program sekolah cuma-cuma dari Bapak Gubernur Andra Soni. Di sini ada Yayasan Perintis nan sudah menyelenggarakan PSG baik untuk tingkat SMA maupun SMK," kata Tri Hardi.

"Kami sangat senang dan bangga. Karena selama ini keluhan penduduk setiap PPDB itu pasti zonasi. Tapi dengan adanya sekolah ini, persoalan itu sudah terselesaikan," pungkasnya.

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menyatakan kesiapan jajarannya untuk terus mendukung penuh kebijakan Gubernur Banten Andra Soni di bagian pendidikan.

"Oleh lantaran itu kita siap bekerja-sama berbareng Pemprov dalam pembangunan USB kedepan," kata Maesyal Rasyid.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Jamaluddin memastikan USB nan telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal melalui pemenuhan akomodasi dan peningkatan mutu pembelajaran.

"Kami terus mendorong penguatan kemitraan SMK dengan bumi upaya dan bumi industri agar lulusan mempunyai kompetensi, karakter dan daya saing untuk bekerja maupun berwirausaha," jelas Jamaluddin.

(akn/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑