6 Langkah Perawatan Kulit untuk Membantu Cegah Tanda-Tanda Penuaan

Sedang Trending 3 jam yang lalu

6 Langkah Perawatan Kulit untuk Membantu Cegah Tanda-Tanda Penuaan

Penuaan dini. (Foto: Freepik)

MENJAGA kulit agar tetap sehat dan tampak awet muda tidak kudu dilakukan dengan rutinitas nan rumit. Kunci utamanya adalah konsisten merawat kulit, melindunginya dari paparan sinar matahari, serta memilih produk nan sesuai dengan kebutuhan kulit.

Seiring bertambahnya usia, kulit mengalami beragam perubahan. Produksi minyak alami dapat berkurang, regenerasi sel kulit melambat, dan tanda-tanda penuaan seperti garis halus, kulit kering, serta perubahan warna kulit mulai lebih terlihat.

Penuaan Dini

Kabar baiknya, ada beberapa langkah sederhana nan dapat dilakukan setiap hari untuk membantu menjaga kesehatan dan tampilan kulit. Dilansir dari Health Line, berikut 6 langkah perawatan kulit untuk bantu cegah tanda-tanda penuaan.

1. Bersihkan Wajah dengan Pembersih nan Lembut

Membersihkan wajah merupakan langkah dasar nan tidak boleh dilewatkan. Proses ini membantu mengangkat sisa produk perawatan kulit, makeup, minyak alami, kotoran, dan polutan nan menempel sepanjang hari.

Pilih pembersih wajah nan lembut dan tidak membikin kulit terasa tertarik setelah dicuci. Pembersih nan terlalu keras dapat mengganggu lapisan pelindung kulit dan menyebabkan kulit lebih mudah mengalami kekeringan alias iritasi.

Tidak perlu memilih pembersih dengan terlalu banyak bahan aktif. Produk pembersih hanya bergesekan dengan kulit dalam waktu singkat sehingga bahan aktif untuk perawatan tertentu biasanya lebih efektif digunakan dalam tahap berikutnya, seperti serum.

Apakah toner wajib digunakan? Tidak selalu. Toner pada dasarnya dapat menjadi tambahan dalam rutinitas perawatan kulit, tetapi bukan langkah wajib bagi semua orang. Jika pembersih nan digunakan sudah sesuai dan kulit terasa nyaman setelah mencuci wajah, Anda tidak kudu menambahkan toner.

2. Lakukan Eksfoliasi Secara Tepat

Seiring bertambahnya usia, proses pergantian sel kulit dapat melambat. Penumpukan sel kulit meninggal kemudian dapat membikin wajah terlihat kusam dan teksturnya terasa kurang rata.

Eksfoliasi dapat membantu mengangkat sel kulit mati. Namun, jangan melakukannya secara berlebihan lantaran dapat menyebabkan iritasi dan mengganggu skin barrier.

Ada dua jenis eksfoliasi, ialah bentuk dan kimia. Eksfoliasi bentuk menggunakan perangkat alias bahan nan membantu mengangkat sel kulit meninggal secara mekanis. Sementara itu, eksfoliasi kimia menggunakan bahan tertentu untuk membantu melepaskan sel kulit mati.

Bahan seperti alpha-hydroxy acids (AHA), termasuk glycolic acid dan lactic acid, sering digunakan dalam produk eksfoliasi. Pilih konsentrasi dan gelombang penggunaan nan sesuai dengan kondisi kulit.

3. Gunakan Serum dengan Bahan Aktif nan Tepat

Serum biasanya mempunyai konsentrasi bahan aktif nan lebih tinggi dibandingkan pelembap. Karena itu, produk ini dapat menjadi bagian krusial dalam rutinitas perawatan kulit untuk membantu mengatasi beragam masalah tertentu.

Untuk perawatan kulit dengan konsentrasi anti-aging, beberapa bahan nan banyak digunakan antara lain retinoid dan vitamin C. Retinoid, termasuk retinol, dapat membantu mendukung pergantian sel kulit dan menjaga tampilan kulit tetap halus.

Sementara itu, vitamin C dikenal sebagai antioksidan nan membantu melindungi kulit dari paparan radikal bebas serta dapat membantu membikin warna kulit terlihat lebih merata. Jika baru menggunakan bahan aktif, mulailah secara berjenjang dan perhatikan reaksi kulit.

Jangan menggunakan terlalu banyak bahan aktif sekaligus lantaran justru dapat menyebabkan iritasi. Saat mengaplikasikan serum, gunakan aktivitas lembut. Hindari menggosok alias menarik kulit wajah terlalu kuat.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑