Jakarta -
PT Varnion Technology Semesta (Varnion) menggandeng Omada by TP-Link melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam aktivitas pengenalan teknologi Wi-Fi 8 di Kuala Lumpur, Malaysia. Kerja sama ini bagian dari upaya memperkuat pengembangan konektivitas generasi terbaru di sektor hospitality dan enterprise Indonesia.
Anak upaya PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) tersebut bakal mendapatkan akses ke perangkat terbaru dan support dari tim pengembangan Omada. Dukungan ini bakal digunakan untuk mendukung riset, pengujian, hingga pengembangan produk dan layanan.
Lewat kerjasama tersebut, Varnion juga dapat mengevaluasi teknologi sesuai dengan kebutuhan operasional pelanggan, sekaligus mengintegrasikannya ke dalam ekosistem aplikasi Varnion. Dukungan terhadap riset dan pengembangan ini menjadi argumen utama Varnion memilih Omada sebagai mitra strategis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Omada memberikan akses terhadap perangkat terbaru dan support langsung dari tim pengembangannya. Hal ini memungkinkan kami menguji teknologi, memberikan masukan dari pengalaman penerapan di lapangan, serta mengembangkan produk dan jasa nan semakin relevan bagi pengguna di Indonesia," ujar Founder & President Director Varnion, Alexander Budiman, dalam keterangan tertulis, Rabu (16/9/2026).
Sementara itu Director TP-Link Indonesia, Jimmy Gu, menjelaskan penemuan bukan hanya tentang menghadirkan teknologi terbaru, tetapi memberikan faedah nyata bagi bisnis. Menurutnya, kerjasama dengan Varnion menjadi kesempatan untuk menggabungkan keahlian teknologi Omada dengan pemahaman terhadap kebutuhan pengguna di lapangan.
Saat ini, Varnion tengah mengembangkan Wi-Fi 8 melalui standar IEEE 802.11bn, mengusung pendekatan Ultra High Reliability (UHR). Fokusnya adalah meningkatkan keandalan dan konsistensi koneksi, terutama pada lingkungan dengan kepadatan perangkat tinggi, interferensi antarsinyal, dan pengguna nan terus bergerak.
Pengembangan Wi-Fi 8 mencakup teknologi nan memungkinkan access point mengatur penggunaan spektrum dan sinyal secara lebih terkoordinasi. Teknologi ini ditujukan untuk mengurangi gangguan sinyal, menekan lonjakan latensi dan kehilangan data, serta membikin perpindahan hubungan antar-access point alias roaming menjadi lebih lancar.
Keandalan jaringan semakin krusial untuk mendukung video, aplikasi cloud, perangkat IoT, hingga jasa berbasis AI nan memerlukan hubungan sigap dan stabil. Di hotel, kualitas jaringan berpengaruh pada pengalaman tamu, sementara bagi perusahaan, hubungan nan stabil membantu menjaga produktivitas dan kelancaran operasional.
Sebagai ISP nan menyediakan solusi berbasis aplikasi, Varnion menggabungkan jasa konektivitas dan aplikasi dalam satu ekosistem. Layanan tersebut mencakup CloudOne, Megalos untuk mengelola konektivitas, Keponet untuk pekerjaan operasional, serta Vlepo untuk jasa TV dan pengalaman digital bagi tamu.
"Tujuan kami adalah menerjemahkan perkembangan teknologi menjadi faedah nyata bagi pelanggan. Dukungan Omada memperkuat keahlian riset kami untuk menghadirkan jaringan nan andal, aplikasi nan terintegrasi, dan jasa nan membantu pengguna menjalankan bisnisnya dengan lebih baik," tutup Alexander.
(ahi/ara)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·