Anak Usaha Blibli Bantu Brand Urus Fulfillment, Omzet Mitra Bisa Naik 35%

Sedang Trending 2 hari yang lalu
Direktur Komersial FAS Alvin Hadibowo dalam Media Luncheon FAS di wilayah Menteng, Jakarta, Kamis (10/9/2026). Foto: Najma Ramadhanya/kumparan

Penyedia operasional Fulfillment at Speed (FAS), entitas anak PT Global Digital Niaga Tbk alias Blibli, mengeklaim bisa mendorong pertumbuhan omzet brand mitranya hingga 35 persen dalam waktu kurang dari satu bulan setelah bekerja sama. FAS menawarkan jasa solusi online, pengedaran offline, serta support e-commerce.

Direktur Komersial FAS, Alvin Hadibowo, menyatakan pertumbuhan itu didukung oleh prasarana dan jasa operasional nan disediakan FAS untuk membantu brand memperluas pasar.

“Based on our experience ya, dalam waktu less than 1 bulan itu biasa ada kenaikan growth 35 persen dari sisi omzet ketika berasosiasi dengan FAS, nan di mana di-support dari prasarana kita,” ucap Alvin dalam Media Luncheon FAS di Menteng, Jakarta, Kamis (10/9).

Ilustrasi blibli. Foto: Shutterstock

Alvin melanjutkan, salah satu strategi dari FAS nan dilakukan adalah memperluas pengedaran produk ke beragam wilayah di luar Jakarta, seperti Surabaya, Makassar, dan Medan. Menurutnya, ekspansi jangkauan ini dapat membuka akses terhadap pengguna baru sehingga turut mendorong pertumbuhan penjualan. Setelah penjualan meningkat, FAS juga membantu brand membangun awareness dan traffic agar produknya semakin dikenal oleh masyarakat.

“Makanya kita masuk ke pembangunan traffic alias pembangunan orang nan datang untuk melihat, ter-exposed dengan barang-barang tersebut. Setelah itu, kemudian kita masuk ke ranah distribusi,” jelas Alvin.

Kemudian dalam tahap distribusi, FAS dapat mengambil alih akibat dengan membangun persediaan dan membeli produk brand secara putus. Dengan skema ini, sejumlah brand nan menjadi mitra FAS pada akhirnya dapat mengandalkan FAS untuk kanal penjualan daring maupun luring.

“Beberapa prinsipnya kita adalah untuk berasosiasi dengan FAS, itu kasih tau keperluannya apa di saat itu, dan kita bakal bantu untuk kasih lihat what's possible di luar sana, lantaran kita meng-manage bukan hanya local companies, tapi multinational companies,” tutur Alvin.

Adapun dari sisi operasional, Alvin menyatakan FAS saat ini bisa memproses sekitar 15 juta peralatan setiap bulan. Perusahaan juga mengeklaim waktu pemenuhan pesanan alias fulfillment dapat dilakukan dalam sekitar lima jam.

“Inventory accuracy kita di atas 99,8 persen, jadi tidak ada jika di online itu jualan on off stock, tiba-tiba udah pesen barangnya, kemudian cek CS nya chat, ‘sorry barangnya abis’, jika di kita itu tidak mungkin terjadi,” sebut Alvin.

Ia melanjutkan, jasa pengguna juga menjadi bagian dari operasional FAS. Alvin menyebut waktu respons customer service (CS) berada di bawah lima menit. Seluruh kapabilitas tersebut ditujukan untuk memberikan pengalaman pembelian nan lebih baik bagi pengguna brand mitra.

“Buat kita, semua service dan capabilities ini itu untuk mendukung brand, sehingga customer bisa merasakan operational excellence. Itu goal-nya,” tutur Alvin.

Saat ini, FAS mengelola upaya dengan nilai lebih dari USD 200 juta pada sejumlah brand mitra dan telah terintegrasi dengan beragam platform perdagangan digital. FAS memposisikan diri sebagai perusahaan independen nan berfokus membantu brand partner mengembangkan bisnisnya.

“Kita hari ini sudah manage lebih dari 200 juta dolar di beberapa brand nan kita manage. Kemudian kita sudah terintegrasi dengan semua platform. Jadi disini kita stand sebagai independent business yang konsentrasi untuk bisa mengembangkan upaya brand kita, brand mitra kita,” imbuh Alvin.

Blibli sendiri mengoperasikan jasa FAS, termasuk akomodasi di Marunda, Jakarta Utara. Direktur Operasional FAS, Bayu Sudjono, menjelaskan penyimpanan Marunda Blibli sekarang beraksi penuh selama 24 jam setiap hari dan 365 hari per tahun.

“Di normal days, itu kita sekitar 500 orang (tenaga kerja per shift),” kata Bayu kepada media saat kunjungan ke Gudang Blibli di Marunda, Jakarta Utara, dikutip Kamis (10/9).

Bayu menambahkan, dengan kapabilitas tenaga kerja dan penerapan FAS, Gudang Blibli Marunda sekarang dapat melayani pesanan langsung dari pengguna dan mengkoordinasikan beragam pengiriman dari pusat pengedaran lainnya menuju alamat konsumen secara lebih cepat.

Melalui FAS Fulfillment ini, brand bisa menyerahkan pengelolaan inventori, penyimpanan, pengemasan, hingga pemrosesan pesanan secara terpusat. Berbekal teknologi Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning (ML), kecermatan stok dan pesanan tetap terjaga rapi meskipun transaksi datang serentak dari beragam marketplace.

instagram embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan