Taufik Fajar
, Jurnalis-Minggu, 03 Mei 2026 |19:01 WIB

Mentan Amran (Foto: Okezone)
JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menantang pengusaha, khususnya generasi muda, untuk mengambil peran strategis dalam mengembangkan industri kelapa melalui penguatan hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah dan daya saing Indonesia di pasar global.
Mentan Amran menegaskan bahwa Indonesia mempunyai potensi kelapa nan sangat besar, namun belum dioptimalkan dari sisi pengolahan.
“Kelapa kita sangat melimpah dan nilainya bisa meningkat acapkali lipat jika diolah. Tapi industri pengolahannya tetap terbatas. Ini kesempatan besar nan kudu segera diambil,” ujar Amran saat memberikan pengarahan kepada Himpunan Pengusaha Muda Indonesia dikutip, Sabtu (3/5/2026).
Kementerian Pertanian sendiri terus mempercepat pengembangan hilirisasi kelapa secara nasional. Pada 2026, pengembangan area hilirisasi ditargetkan mencapai 150.000 hingga 154.000 hektare, melonjak signifikan dari sekitar 11.515 hektare pada 2025.
Program ini menjadi bagian dari strategi besar hilirisasi perkebunan nasional nan ditargetkan bisa menyerap hingga 1,6 juta tenaga kerja hingga 2027.
Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan nilai tambah komoditas kelapa nan selama ini tetap didominasi ekspor bahan mentah, sekaligus membuka kesempatan industri pengolahan di dalam negeri.
Mentan Amran menekankan bahwa keberanian menjadi kunci utama dalam bumi usaha.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·