Aljazair Putuskan Hubungan Diplomatik dengan UEA, Alasan Dirahasiakan

Sedang Trending 2 hari yang lalu
Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune memberikan keterangan dalam konvensi pers berbareng Kanselir Jerman di Kantor Kanselir, Berlin, Jerman, Kamis (16/7/2026). Foto: John Macdougall/AFP

Aljazair memutuskan hubungan diplomatik dengan Uni Emirat Arab pada Kamis (10/9). Pemerintah Aljazair menyebut mereka sudah melakukan beragam langkah untuk mempertahankan hubungan diplomatik sebelum memutuskan untuk mengakhirinya.

Keputusan itu disampaikan instansi buletin negara di Afrika Utara tersebut. Meski demikian, Pemerintah Aljazair belum memberikan keterangan resmi soal argumen di kembali pemutusan hubungan diplomatik tersebut.

Kementerian Luar Negeri UEA juga belum berkomentar mengenai langkah Aljazair, demikian dikutip dari Reuters.

Beberapa waktu belakangan, media pemerintah Aljazair kerap melontarkan kritik tajam kepada UEA. Mereka menuduh UEA bertindak untuk menumbuhkan perselisihan di area regional.

Pada tahun lalu, Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune mengatakan hubungan negaranya dengan negara-negara Teluk berjalan hangat. Namun, perihal itu tidak bertindak bagi satu negara.

Ia lampau menyebut Arab Saudi, Kuwait, Oman, dan Qatar sebagai saudara. Kemudian, dia menuduh ada satu negara di Timur Tengah nan mencoba mengintervensi urusan dalam negeri Aljazair untuk menciptakan destabilisasi.

Eskalasi hubungan Aljazair dan UEA meningkat pada Februari 2026. Saat itu, Aljazair membatalkan kesepakatan jasa udara dengan UEA nan diteken pada Mei 2013.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan