Alasan Tyo Dicekal: Ada Kewajiban yang Belum Diselesaikan pada Negara

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Tangerang, CNN Indonesia --

Drummer ternama, Tyo Nugros, batal tampil bersama band Dewa 19 di Malaysia lantaran terkendala keimigrasian di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, pekan lalu.

Dia dicegah terbang keluar negeri dari airport Soekarno Hatta itu pada Jumat (5/6) lalu.

Konser Dewa berjudul 'Cintaku Tertinggal di Malaysia' tetap berjalan, dan posisi Tyo digantikan dengan drummer lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak Imigrasi di Soekarno Hatta menjelaskan pencegahan keberangkatan Tyo itu dilakukan atas permintaan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta 1.

"Pencegahan keberangkatan dilakukan atas permintaan KPKNL Jakarta I dengan argumen ada tanggungjawab dari nan berkepentingan kepada negara nan cukup besar dan belum diselesaikan, serta nan berkepentingan tidak menunjukkan iktikad baik untuk menyelesaikannya," kata Kabid Tikim Imigrasi Kelas I Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta, Iman Paski, Rabu (10/6).

Iman menjelaskan pencegahan itu dilakukan ketika petugas Imigrasi yang memindai paspor Tyo menemukan status cegah-tangkal nan aktif dalam sistem pemeriksaan.

"Nama Tyo masuk dalam daftar cegah-tangkal nan terintegrasi dalam Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM)," ujar Iman.

Iman mengatakan, selain dicegah keberangkatan, paspor Tyo saat ini berada di pihak Imigrasi, sebelum urusannya selesai dengan KPKNL Jakarta 1.

"Saat ini paspor nan berkepentingan diserahterimakan ke Imigrasi sampai perkara nan berkepentingan dengan KPKNL Jakarta I Jakarta rampung. Kami menyarankan nan berkepentingan untuk segera melapor ke Kantor KPKNL Jakarta I," kata Iman.

Iman menambahkan, penahanan paspor tersebut merupakan bagian dari prosedur nan bertindak dalam kasus pencegahan keberangkatan ke luar negeri.

"Akan dikembalikan (paspor) setelah perkara dengan KPKNL Jakarta I rampung. SOP-nya demikian. Jadi otomatis nan berkepentingan belum bisa pesan tiket ke luar negeri," jelas Iman.

Sementara itu, dalam video nan ditampilkan penyelenggara konser di Malaysia, dan menyebar di media sosial, Tyo mengaku tidak mengetahui masalah apa nan mendasari dirinya ditolak meninggalkan Indonesia.

"Saya meminta maaf saya belum bisa datang di konser Dewa 19 di Malaysia nan diselenggarakan hari ini, Sabtu tanggal 6 Juni 2026, di Unifi Arena Bukit Jalil, Kuala Lumpur," kata Tyo dalam video tersebut, dikutip Senin (8/6).

"Kemarin hari Jumat tanggal 5 Juni 2026 saya sudah berada di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta," papar Tyo sembari membaca pernyataan dari kertas di tangannya.

"Namun pada saat berada di proses imigrasi, saya tidak diperkenankan berangkat lantaran mendapat pencekalan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL Jakarta 1) atas persoalan nan tidak saya ketahui sama sekali."

"Sampai dengan pernyataan ini saya keluarkan, saya beserta family tetap berupaya mencari segala info nan mengenai dengan persoalan ini," kata Tyo. "Sekali lagi saya minta maaf nan sebesar-besarnya dan terima kasih semua pihak nan terlibat di aktivitas ini."

(dod/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional