Alasan Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahirnya Pancasila di Jakarta

Sedang Trending 11 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden RI ke-7 ialah Joko Widodo (Jokowi) tidak menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila nan digelar Senin (1/6/2026) di Kompleks Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Jakarta Pusat, nan dihadiri beberapa mantan presiden dan wakil presiden RI. Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah, membeberkan alasannya.

"Hingga pagi hari ini kami belum menerima undangan untuk Bapak Joko Widodo menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila," kata Syarif, dikutip pula dari detikCom.

Diutarakannya surat resmi maupun dalam corak komunikasi lainnya tak diterima Jokowi. Sebab itu, Jokowi tak ikut serta dalam rangkaian upacara Hari Lahir Pancasila di Jakarta hari ini.

"Tidak ada undangan baik berupa surat resmi maupun komunikasi lainnya. Oleh lantaran itu, Bapak tidak menghadiri aktivitas tersebut," tegasnya.

Memang dilansir detikJateng, sejak pagi, Jokowi memang berada di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo. Jokowi melayani penduduk nan antre berpotret di libur panjang Waisak 2570 BE/2026.

Pada pukul 12.33 WIB, Jokowi juga tampak meninggalkan kediaman. Jokowi terlihat memakai kemeja berwarna putih dan celana berwarna hitam.

Sementara itu sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Senin. Upacara dimulai pada 09.50 WIB dipimpin langsung Prabowo sebagai Inspektur Upacara.

Selain Prabowo, terlihat juga dari aktivitas ini dihadiri para mantan Presiden dan Wakil Presiden RI, ketua lembaga tinggi negara, serta jejeran Menteri Kabinet Merah Putih dan pejabat setingkat menteri.  Tampak datang diantaranya adalah Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, lampau Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, dan Wakil Presiden RI ke 13 Ma'ruf Amin.

Lebih lanjut klik laman ini>>>

(sef/sef)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News