Disaksikan Kapolsek Kota Baru, Polresta Jambi Kompol Helrawati Siregar tim teknis dari PT Pertamina EP Field Jambi menangani kebocoran pipa transmisi utama (trunkline) minyak mentah nan diduga kuat dijebol pelaku terlarangan tapping, Senin pagi (3/8), di banta(Doc Polsek Kotabaru)
AKSI pencurian minyak mentah dari pipa transmisi utama (trunkline) milik Pertamina di Jambi kian nekat dan berani. Tidak lagi hanya di wilayah lengang penduduk, Senin (3/8), kejahatan ilegal tapping tersebut dilakukan pada pipa penyalur minyak mentah Pertamina nan membentang di bawah tanah dalam Kota Jambi.
Sempat menghebohkan warga, terlarangan tapping pipa transmisi Pertamina Senin itu dilakukan pelaku dalam sebuah warung nan dibangun asal jadi di bantaran Jalan Suryadarma, salah satu jalan arteri kota nan melintasi Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi.
Sayangnya, pelaku nan konon merupakan seorang resedivist dalam kejahatan serupa keburu kabur. Pelaku diduga kabur lantaran panik saat menghadapi minyak mentah menyembur dahsyat dari pipa trunkline pertamina nan berada dalam warung kayu nan baru dua hari dia tempati.
Tumpahan minyak mentah nan mengeluarkan aroma menyengat hidung tumpah begitu saja, dan merambat ke saluran drainase nan alirannya mengarah ke pusat Kota Jambi. Beruntung, berkah koordinasi Kapolsek Kota Baru, Polresta Jambi Komisaris Polisi Helrawati Siregar dengan pihak PT Pertamina EP Field Jambi, aliran minyak mentah di pipa nan dijebol pelaku dihentikan.
Kapolsek Kota Baru Helrawati Siregar, membenarkan kejadian terlarangan tapping pada Senin pagi tersebut. Kebocoran pipa, sebutnya, sudah sukses diatasi teknisi Pertama EP Jambi setelah warung kayu tempat tindakan terlarangan tapping dibongkar dengan perangkat berat.
Sejumlah warung nan berdekatan dengan letak kejahatan sudah dipagari garis polisi. Sementara hingga Senin sore, tim teknis dari pihak Pertamina dengan armada mobil tangki, tetap bekerja membersihkan sisa-sisa tumpahan minyak nan merembes di saluran drainase.
“Saat saya di letak tadi pagi, saya sempat kena tetesan minyak. Identitas pelakunya sudah dikantongi. Masih menunggu laporan resmi dari pihak Pertamina, mau melapornya ke mana, kita tunggu saja,” ujar Helrawati.
Sementara pemangku Field Manager Pertamina EP Jambi Kurniawan Triyo Widodo membenarkan adanya kebocoran pada salah satu titik pipa trunkline nan menyalurkan produksi dari MGS KAS menuju MOS Tempino, tepatnya di area sekitar Puskesmas Pal 10, Kota Jambi.
Menurut Kurniawan, dari temuan awal di lapangan, terdapat dugaan indikasi tindakan pihak tak dikenal menyebabkan kerusakan pada pipa minyak tersebut. Dugaan tersebut saat ini tetap dalam proses investigasi lebih lanjut oleh perusahaan berbareng lembaga mengenai untuk memastikan penyebab dari kebocoran ini.
Dikatakan, tim teknis telah sukses menghentikan kebocoran melalui pemasangan repair clamp pada titik nan terdampak, dan aliran minyak dapat dikendalikan. Pertamina EP juga melakukan upaya penanganan minyak nan tumpah keluar untuk meminimalisir akibat ke lingkungan melalui penyedotan dan pembersihan saluran drainase nan terdampak. (SL)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·