Jakarta -
Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul menyambut baik peningkatan kemitraan antara Indonesia dan Thailand, salah satunya dalam upaya pemberantasan kejahatan lintas negara. PM Charnvirakul mengatakan pemerintahannya terus mendukung proses pemulangan WNI nan menjadi korban online scam.
"Masih ada lebih dari 500 orang penduduk negara Indonesia nan sedang menunggu proses pemulangan ke Indonesia, dan saya bakal mempercepat prosesnya secepatnya," kata Charnvirakul dalam pernyataan pers berbareng Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026).
Permasalahan kejahatan online scam juga disorot Prabowo dalam pernyataannya. Prabowo mengatakan Indonesia dan Thailand sepakat memperkuat kerja sama dalam pemberantasan online scam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk itu, kami sepakat mempererat kerja sama politik dan keamanan, khususnya dalam penanganan beragam corak kejahatan transnasional, termasuk penanganan online scam," katanya.
Prabowo turut mengucapkan apresiasi kepada pemerintahan Thailand nan telah membantu kepulangan WNI terjerat kejahatan online scam. Dia menyebut nyaris seribu WNI telah dibantu kepulangannya oleh Thailand.
"Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas nama bangsa Indonesia kepada Pemerintah Thailand atas support dan kerja sama nan erat dalam memfasilitasi pemulangan penduduk negara Indonesia nan menjadi korban online scam. Jumlahnya cukup besar, mendekati 1.000 penduduk negara Indonesia," ujarnya.
Prabowo memandang support tersebut menunjukkan hubungan erat antara Indonesia dan Thailand. Dia pun menyampaikan apresiasi tinggi kepada PM Charnvirakul.
"Ini merupakan support nan sangat berfaedah dan membuktikan eratnya hubungan antara Indonesia dan Thailand. Sekali lagi, nan Mulia, atas nama bangsa dan rakyat Indonesia, saya mau mengucapkan terima kasih dan apresiasi nan sebesar-besarnya," katanya.
(fca/lir)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·