Aksesmu Dukung Ekosistem UMKM, dari Produk Lokal hingga Pemberdayaan Pedagang Warung

Sedang Trending 4 hari yang lalu
Aksesmu Dukung Ekosistem UMKM, dari Produk Lokal hingga Pemberdayaan Pedagang Warung Aksesmu memberikan support berupa modal dan aset upaya kepada OBA disabilitas melalui kerjasama dengan PT Capital Financial Indonesia Tbk.(ISTIMEWA)

HARI UMKM Nasional menjadi momentum untuk memandang pentingnya support terhadap UMKM secara menyeluruh. Mulai dari pelaku upaya nan menghasilkan produk, pedagang nan menjadi bagian dari rantai pengedaran dan penjualan, hingga pelaku upaya nan memerlukan support untuk mengembangkan usahanya.

Dalam ekosistem tersebut, Aksesmu, platform digital milik PT Sumber Trijaya Lestari, mengambil peran melalui ekosistem warung nan melibatkan beragam pelaku usaha, termasuk UMKM pemasok produk lokal, pedagang warung sebagai Outlet Binaan Aksesmu (OBA), serta OBA penyandang disabilitas.

Peran tersebut diwujudkan melalui pembukaan akses terhadap produk lokal, support distribusi, serta beragam inisiatif pemberdayaan pedagang warung.

Berdasarkan info Badan Pusat Statistik (BPS), lebih dari 99% unit upaya di Indonesia didominasi oleh UMKM.

"Besarnya kontribusi tersebut menunjukkan bahwa keberlangsungan UMKM tidak hanya berjuntai pada keahlian menghasilkan produk, tetapi juga pada kesiapan akses pasar, distribusi, serta support bagi pelaku upaya untuk mengembangkan bisnisnya," ungkap  Hans Harischandra Tanuraharjo, President Director PT Sumber Trijaya Lestari (Aksesmu), di Bandung, Rabu (12/8).
.

AKSES PRODUK LOKAL


Sebagai bagian dari ekosistem pengedaran produk ke warung, Aksesmu tidak hanya menyediakan produk-produk nasional, tetapi juga menghadirkan beragam produk lokal dan UMKM nan sesuai dengan kebutuhan konsumen di wilayah masing-masing.

"Kebutuhan setiap wilayah dapat berbeda. Produk nan menjadi pilihan masyarakat di satu wilayah belum tentu tersedia alias dikenal di wilayah lainnya," lanjut Hans.

Karena itu, keberadaan produk lokal di dalam jaringan pengedaran dapat menjadi salah satu langkah untuk mempertemukan produk UMKM dengan pasar nan lebih luas, sekaligus memberikan lebih banyak pilihan produk bagi pedagang warung.

Hal tersebut juga membuka kesempatan bagi produk lokal nan telah mempunyai pasar kuat di wilayah asalnya untuk menjangkau wilayah lain. Produk nan sebelumnya dikenal sebagai produk unggulan wilayah mempunyai kesempatan untuk diperkenalkan kepada pedagang dan konsumen di wilayah berbeda melalui jaringan pengedaran nan tersedia.

Dalam prosesnya, Aksesmu turut membuka ruang bagi produk-produk tersebut melalui kategori produk UMKM di aplikasi Aksesmu, serta laman unik produk lokal pada website Aksesmu. Saat ini, Aksesmu telah menyediakan 1.316 item produk, termasuk 115 produk nan merupakan produk UMKM. Kanal tersebut digunakan untuk memperkenalkan produk sekaligus memudahkan member menemukan beragam pilihan produk nan dapat disesuaikan dengan kebutuhan warung mereka.

Upaya memperkenalkan produk lokal juga dilakukan melalui kanal komunikasi digital, salah satunya Live TikTok “Pasar UMKM”. Aktivasi tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan produk UMKM nan tersedia di Aksesmu kepada member dan masyarakat, sekaligus memberikan gambaran mengenai potensi produk lokal untuk dipasarkan melalui warung.

Menurut Hans, support terhadap UMKM pemasok tidak hanya berangkaian dengan menghadirkan produk di dalam katalog, tetapi juga membuka kesempatan agar produk lokal dapat berjumpa dengan pasar nan lebih beragam.


PEDAGANG WARUNG


Di sisi lain, pedagang warung juga merupakan bagian krusial dalam ekosistem UMKM. Warung menjadi salah satu titik pertemuan antara produk dengan konsumen sekaligus menjadi sumber penghidupan bagi banyak pelaku upaya dan keluarganya.

"Melalui ekosistem Outlet Binaan Aksesmu (OBA), Aksesmu turut memberikan support kepada pedagang warung melalui akses terhadap produk, jasa pemesanan, serta beragam program nan mendukung pengembangan usaha," lanjut Hans.

Dukungan tersebut tidak hanya berangkaian dengan transaksi dan kesiapan produk, tetapi juga mencakup upaya membangun hubungan dan memberikan ruang bagi para pedagang untuk berkembang berbareng ekosistemnya.

Salah satu corak apresiasi kepada pedagang warung diwujudkan melalui Temu Pedagang 2026 nan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari UMKM Nasional.

Kegiatan ini mempertemukan lebih dari 1.000 pedagang warung dari beragam wilayah sebagai ruang untuk membangun kebersamaan, berbagi pengalaman, serta memberikan apresiasi atas peran mereka dalam menjalankan upaya dan melayani kebutuhan masyarakat di lingkungan masing-masing.


PEDAGANG DISABILITAS


Perhatian terhadap pelaku UMKM juga mencakup pedagang warung penyandang disabilitas. Aksesmu sebelumnya telah memberikan support berupa modal dan aset upaya kepada OBA disabilitas melalui kerjasama dengan PT Capital Financial Indonesia Tbk.

Sebagai keberlanjutan dari support tersebut, pada momentum Hari UMKM Nasional tahun ini dilakukan program Dress Up Warung bagi OBA disabilitas. Melalui program ini, tampilan sejumlah warung diperbarui agar menjadi lebih rapi, bersih, dan menarik bagi pelanggan.

Perbaikan tampilan warung, papar Hans, diharapkan dapat menciptakan suasana berbelanja nan lebih nyaman sekaligus memberikan support tambahan bagi pedagang dalam mengembangkan usahanya. Program ini juga menunjukkan bahwa support terhadap UMKM dapat dilakukan tidak hanya melalui akses produk dan modal, tetapi juga melalui peningkatan kualitas lingkungan usaha.

Program tersebut menjadi salah satu corak sinergi untuk memberikan support nan lebih berkepanjangan kepada pelaku usaha, khususnya pedagang warung penyandang disabilitas.

“Kami percaya bahwa support terhadap UMKM perlu diberikan secara menyeluruh, termasuk kepada pedagang warung penyandang disabilitas agar mereka mempunyai kesempatan nan setara untuk mengembangkan usahanya. Melalui beragam inisiatif pemberdayaan, Aksesmu berkomitmen untuk terus membuka akses bagi produk lokal sekaligus mendukung para pedagang warung dalam membangun upaya nan lebih berkelanjutan,” tandas Hans.

Berbagai inisiatif tersebut menjadi bagian dari peran serta Aksesmu dalam ekosistem UMKM, baik melalui sisi produk maupun pelaku upaya nan berada di tingkat warung. Dukungan terhadap produk lokal membuka kesempatan bagi UMKM pemasok untuk menjangkau pasar nan lebih luas,

sementara support kepada pedagang warung diharapkan dapat membantu mereka menjalankan dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Menurut Hans, melalui keterhubungan antara pemasok produk, pedagang warung, dan konsumen, setiap bagian dalam ekosistem mempunyai peran dalam menciptakan perputaran ekonomi di tingkat lokal. Produk UMKM mempunyai kesempatan untuk menemukan pasar baru, sementara pedagang warung mendapatkan pilihan produk nan lebih beragam sesuai kebutuhan konsumennya.

"Keberadaan ekosistem nan saling terhubung menjadi salah satu aspek krusial dalam mendukung pertumbuhan UMKM Indonesia. Dalam konteks tersebut, Aksesmu bakal terus mengambil bagian melalui jaringan distribusi, teknologi, serta beragam program nan mendukung produk lokal dan pedagang warung sebagai bagian dari ekosistem ekonomi masyarakat," tandasnya.

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia