Airlangga Ungkap Prospek Positif Ekonomi RI di Tengah Gejolak Global

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Rohman Wibowo , Jurnalis-Jum'at, 14 Agustus 2026 |19:09 WIB

Airlangga Ungkap Prospek Positif Ekonomi RI di Tengah Gejolak Global

Fundamental ekonomi nasional berada dalam kondisi solid di tengah ketidakpastian global. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan esensial ekonomi nasional berada dalam kondisi solid di tengah ketidakpastian global. Ketahanan tersebut dinilai menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan suku kembang tinggi, gejolak geopolitik, serta perubahan nilai daya dan pangan dunia.

Pemerintah optimistis arah kebijakan ekonomi berada di jalur nan tepat untuk merespons dinamika pasar dunia nan fluktuatif. Keyakinan ini diperkuat oleh proyeksi sejumlah lembaga internasional nan memandang adanya perbaikan keahlian perekonomian pada periode mendatang.

"Lembaga bumi memproyeksikan pertumbuhan ekonomi dunia di tahun ini di sekitar 2,8 persen dan pada 2027 diproyeksikan lebih tinggi, ialah 3,1 persen. Artinya, ada prospek positif untuk pertumbuhan perekonomian di dalam negeri," kata Airlangga dalam konvensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2027 di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Optimisme tersebut, kata Airlangga, selaras dengan realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester pertama nan mencapai 5,45 persen, alias menjadi pertumbuhan tertinggi dalam 13 tahun terakhir. Sektor investasi juga menunjukkan keahlian positif dengan realisasi mencapai Rp1.010,6 triliun.

Kondisi tersebut didukung penilaian positif dari sejumlah lembaga pemeringkat internasional. S&P memberikan ranking BBB, Fitch memberikan ranking BBB, dan Moody's menetapkan ranking Baa2 dengan outlook stabil. Sementara itu, Lianhe memberikan ranking AAA untuk publikasi panda bond.

Di tingkat domestik, stabilitas sosial juga terjaga dengan rasio Gini nan turun menjadi 0,368 pada Maret, diikuti tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,65 persen pada Mei. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) kokoh di level 116,8, sementara PMI manufaktur memperkuat di area ekspansif sebesar 50,2.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com