Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan sudah ada sosok nan bakal menjadi gubernur Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Namun, identitas calon tersebut tetap dirahasiakan.
Airlangga mengatakan calon gubernur PFII berasal dari internal pemerintah.
“Calonnya sudah ada. Dari dalam pemerintah,” kata Airlangga saat ditemui wartawan di Grand Ballroom Indonesia Kempinski, Selasa (11/8).
Airlangga mengungkapkan saat ini pemerintah tetap menyelesaikan proses pembentukan PFII sebelum mengumumkan struktur kepengurusan, termasuk ketua lembaga tersebut.
Selain menentukan pimpinan, pemerintah juga tetap membahas letak instansi PFII. Salah satu opsi nan dipertimbangkan berada di area nan dikelola PT Indonesia Tourism Development Corporation (InJourney) di Bali, tepatnya di sekitar bandara.
Namun, untuk tahap awal, Jakarta juga tetap menjadi pilihan letak instansi PFII. “Untuk periode awal, di Jakarta juga dipertimbangkan,” ujar Airlangga.
Airlangga belum memastikan apakah PFII nantinya bakal berkantor di area Danareksa, Jakarta. Kepastian letak bakal ditentukan setelah lembaga tersebut resmi terbentuk.
Terkait pengumuman ketua PFII dan perkembangan pembentukan lembaga tersebut, Airlangga memberikan sinyal agar publik mencermati pidato Presiden Prabowo Subianto saat Nota Keuangan pada 14 Agustus 2026.
“14 itu kelak dengarkan pidato Bapak Presiden,” tutur Airlangga.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·