Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah pengguna PDAM Tirta Asasta mengeluhkan aliran air nan terhenti di sejumlah wilayah Kota Depok, Jawa Barat. Kondisi tersebut membikin penduduk kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mencuci pakaian, hingga memandikan anak.
Salah seorang pelanggan, Tama, mengatakan air PDAM Tirta Asasta tidak mengalir sejak Selasa (1/9/2026) sore. Hingga Rabu pagi, aliran air di Perumahan Permata Depok belum juga kembali normal.
"Saya sebagai pengguna air PDAM jadinya susah mau masak, cuci, dan mau mandi anak sekolah," ujar Tama, Rabu (2/9/2026).
Tama mengatakan dirinya mendapat info dari tetangga bahwa gangguan terjadi lantaran adanya perbaikan jaringan. Perbaikan disebut bakal dilakukan pada Rabu sekitar pukul 21.00 WIB dengan perkiraan pengerjaan sekitar tujuh jam.
"Kemungkinan besok pagi baru ada air, jadi hari ini kita ga dapat air," jelas Tama.
Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, Tama mendapat support dari tetangga nan menggunakan air sumur. Sementara penduduk lain nan tidak mempunyai akses air sumur terpaksa membeli air isi ulang untuk kebutuhan rumah tangga.
Tama mempertanyakan tanggung jawab PDAM atas gangguan pelayanan tersebut. Menurutnya, pengguna tetap dikenakan denda ketika terlambat bayar tagihan.
"Tanggung jawab PDAM seperti apa ini semestinya ada tanggung jawabnya, sebagai pengguna aja jika telat bayarnya kena denda diatas Rp 15 ribu," tegas Tama.
Keluhan serupa disampaikan pengguna PDAM Tirta Asasta di wilayah Beji, Suterisna. Ia mengatakan air PDAM tidak mengalir sejak Selasa siang.
Kondisi tersebut dinilai semakin menyulitkan penduduk lantaran terjadi saat musim kemarau. Suterisna mengatakan penduduk tidak dapat sepenuhnya mengandalkan air sumur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Ini tidak ada pemberitahuan (PDAM Tirta Asasta), ini gimana tidak ada pemberitahuan sama sekali," tutur Suterisna.
Selain minim informasi, Suterisna juga mengeluhkan tidak adanya petugas PDAM Tirta Asasta nan datang melakukan pengecekan ke rumah pelanggan. Gangguan aliran air membikin penduduk kesulitan mencuci busana dan peralatan makan.
"Padahal tagihan bulanan kita bayarkan tepat waktu, sekarang malah begini, jadi kita kudu mengeluarkan duit lagi buat beli air isi ulang," keluh Suterisna.
Berdasarkan info sementara, gangguan aliran air PDAM Tirta Asasta terjadi di Kecamatan Beji, Pancoran Mas, Cipayung, Sawangan, Limo, dan Cinere. Sebagian wilayah Sukmajaya dan Cilodong juga terdampak.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·