Bekasi, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhono (AHY) berambisi penanganan kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur bisa selesai pada sore hingga malam hari ini.
AHY berambisi pemindahan buntang KRL, normalisasi jalur dan persinyalan, serta sistem listrik aliran atas (LAA) bisa normal sekitar pukul 17:00 WIB.
"Tadi saya mendapat penjelasan dari jejeran KAI, sebetulnya diharapkan sekitar jam 16:00 WIB, sampai dengan jam 17:00 WIB hari ini bisa normalisasi dan malam hari perjalanan kereta api bisa normal lagi," kata AHY di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).
Namun, berasas kondisi terkini, proses pemindahan buntang KRL dan normalisasi jalur Bekasi - Cikarang diperkirakan tidak bisa selesai sore hari.
"Tapi ya, kita lihat prosesnya memang tetap memerlukan segala upaya, tadi saya lihat sudah banyak sekali pekerja sekaliyang melakukan alias sedang melakukan proses recovery ini, tapi tetap mudah-mudahan sore ini, alias malam ini sudah bisa dinormalisasi," jelasnya.
Secara terpisah, Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan pihaknya saat ini tetap berfokus pada proses pemindahan serta pemulihan sarana dan prasarana terdampak.
Namun, KAI mengupayakan agar jasa KRL bisa kembali menjangkau Cikarang pada besok hari.
Foto: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau proses pemindahan korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/04/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
"Tapi kami upayakan hari ini bisa diselesaikan (evakuasi) sehingga besok bisa melangkah normal kembali," kata Anne di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Selasa (28/4).
Anne menjelaskan, hingga saat ini perjalanan KRL baru dapat dilakukan sampai Stasiun Bekasi. Sementara itu, Stasiun Bekasi Timur tetap ditutup sementara lantaran menjadi titik penanganan insiden.
Menurut dia, pembatasan operasional ini dilakukan lantaran aliran listrik di jalur tersebut sempat dipadamkan guna mendukung proses evakuasi.
Selain itu, KAI juga tetap melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana, prasarana, serta sistem pendukung lainnya sebelum jasa kembali normal.
"Setelah itu baru ngecek nan namanya prasarana, baru listrik. Jadi listriknya nan kami off-kan, sehingga KRL hanya bisa sampai di Stasiun Bekasi," ujar dia.
Hingga pukul 14:47 WIB, proses pemindahan buntang KRL tetap terus dilakukan. Berdasarkan pengamatan di lokasi, bogie alias roda KRL sudah mulai diangkat menuju gerbong datar. Sedangan badan KRL tetap berada di tepi rel arah Cikarang.
(chd/wur)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·