Ahli Urologi Ungkap Manfaat Tomat Rebus untuk Cegah Kanker Prostat

Sedang Trending 38 menit yang lalu
Ahli Urologi Ungkap Manfaat Tomat Rebus untuk Cegah Kanker Prostat Pedagang sayur menyortir tomat di Pasar Induk Rau Kota Serang, Banten.( ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)

DOKTER Spesialis Urologi Subspesialis Onkologi, dr. Andar R. Siregar, Sp.U, Subsp.Onk.(K), MARS, menjelaskan bahwa pigmen alami berjulukan likopen nan terkandung dalam tomat terbukti secara ilmiah mempunyai andil besar dalam upaya pencegahan kanker prostat.

“Yang bisa dilakukan sebagai salah satu corak pencegahan kanker prostat melalui dietary (diet) ya, seperti menyantap tomat nan sudah direbus lantaran mengandung banyak likopen dan ini sudah terbukti secara ilmiah,” ujar Andar dikutip dari Antara, Kamis (17/9).

Lulusan Universitas Indonesia tersebut menyampaikan bahwa tomat merupakan salah satu bahan pangan nan telah teruji mempunyai kadar likopen tinggi, terutama setelah melalui proses pemasakan alias direbus. Meski tidak menyebut nomor pastinya, kadar likopen tersebut dinilai jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan mengonsumsi tomat dalam kondisi mentah alias belum dimasak.

Likopen terbukti berfaedah secara klinis dalam membantu menurunkan nomor Prostate-Specific Antigen (PSA), ialah jumlah protein dalam darah nan diproduksi oleh kelenjar prostat. Apabila hasil pemeriksaan laboratorium mendapati nilai PSA lebih dari 4,0 ng/mL, pasien patut dicurigai mempunyai akibat tinggi terkena kanker prostat.

“Dulu publikasinya ada di Italia, di satu kampung, kok rendah banget (angka kasus) kanker prostatnya, rupanya makanan mereka makan tomat nan diproses, direbus dulu, makan spageti, pizza, rupanya lantaran di Italia, likopen itu dinilai baik untuk menurunkan PSA,” ucap Andar.

Lebih lanjut, dia menyebut bahwa likopen tidak hanya berfaedah menekan kadar PSA, tetapi juga bertindak sebagai sumber antioksidan nan sangat baik bagi kesehatan prostat tanpa memicu pengentalan darah.

Pola Hidup Sehat dan Konsumsi Serat untuk Keseimbangan Prostat

Selain rutin mengonsumsi olahan tomat, dr. Andar menyarankan masyarakat untuk melengkapi pola makan sehat dengan memperbanyak asupan sayuran nan kaya serat serta produk olahan kacang kedelai guna menjaga kesehatan kegunaan prostat secara optimal.

Kendati demikian, dia mengingatkan agar masyarakat tetap memerhatikan batas porsi dalam mengonsumsi jenis makanan tertentu, termasuk produk hewani.

“Makan daging merah itu juga boleh, tapi secukupnya saja, tidak boleh berlebihan,” pesan master nan sekarang berpraktik di Rumah Sakit Pondok Indah-Pondok Indah tersebut.

Mengutip laporan dari laman Health, kandungan beta-karoten dan likopen di dalam tomat bekerja aktif sebagai sumber antioksidan kuat nan membantu melawan sel-sel kanker. Antioksidan ini berfaedah melindungi sel tubuh dari kerusakan oksidatif nan dapat memicu keganasan, sekaligus membantu menekan pertumbuhan sel kanker secara efektif.

(Ant/P-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia