Adu Kandungan Gizi Kale dan Bayam, Mana yang Lebih Baik bagi Kesehatan?

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Adu Kandungan Gizi Kale dan Bayam, Mana nan Lebih Baik bagi Kesehatan? Kale (kanan), arugula (tengah), dan selada (kiri)(Magnific)

KALE dan bayam merupakan dua sayuran hijau nan sering disebut sebagai superfood karena kaya bakal vitamin, mineral, dan antioksidan. Keduanya kerap menjadi pilihan bagi masyarakat nan mau menjalani pola makan sehat maupun program diet. Namun, di antara kale dan bayam, mana nan mempunyai kandungan gizi dan faedah kesehatan nan lebih unggul?

Secara umum, kale dan bayam sama-sama rendah kalori serta mengandung beragam nutrisi krusial nan dibutuhkan tubuh. Berdasarkan info dari United States Department of Agriculture (USDA), kale merupakan sumber vitamin C, vitamin K, vitamin A, kalsium, dan antioksidan nan sangat baik. Sementara itu, bayam dikenal kaya bakal unsur besi, folat, magnesium, kalium, serta vitamin A dan vitamin K.

Salah satu kelebihan kale terletak pada kandungan vitamin C nan lebih tinggi dibandingkan bayam. Nutrisi ini berkedudukan krusial dalam menjaga sistem kekebalan tubuh, membantu produksi kolagen, serta melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Kale juga mengandung senyawa antioksidan seperti quercetin dan kaempferol nan diketahui mempunyai sifat antiinflamasi.

Di sisi lain, bayam menawarkan faedah tersendiri berkah kandungan unsur besi dan folat nan tinggi. Zat besi dibutuhkan tubuh untuk membantu pembentukan sel darah merah dan mengangkut oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Sementara folat berkedudukan krusial dalam pertumbuhan sel dan sangat dibutuhkan selama masa kehamilan untuk mendukung perkembangan janin.

Meski kaya nutrisi, bayam mempunyai kandungan oksalat nan relatif tinggi. Senyawa ini dapat menghalang penyerapan mineral tertentu, termasuk kalsium, serta berpotensi meningkatkan akibat batu ginjal pada sebagian orang nan rentan. Sebaliknya, kale mempunyai kadar oksalat nan lebih rendah sehingga kalsium nan terkandung di dalamnya condong lebih mudah diserap tubuh.

Dari segi pengolahan, bayam lebih mudah dimasak lantaran mempunyai tekstur nan lembut. Sayuran ini dapat diolah menjadi tumisan, sup, maupun campuran smoothie. Sementara kale mempunyai tekstur nan lebih tebal dan sedikit pahit sehingga sering digunakan dalam salad, jus, alias dipanggang menjadi camilan sehat.

Para mahir gizi menilai tidak ada satu jenis sayuran nan absolut lebih sehat dibandingkan nan lain. Kale unggul dalam kandungan vitamin C, kalsium, dan antioksidan, sedangkan bayam lebih kaya unsur besi dan folat. Oleh lantaran itu, mengombinasikan keduanya dalam menu sehari-hari dapat menjadi pilihan terbaik untuk mendapatkan faedah nutrisi nan lebih komplit dan seimbang. (H-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia