Bola Adidas Torfabrik(bundesliga.com)
KOMPETISI sepak bola ahli Jerman bakal kembali menyambut kehadiran ikon lama nan telah lama dirindukan. Jenama perlengkapan olahraga raksasa asal Jerman, Adidas, secara resmi meluncurkan jenis terbaru bola Torfabrik. Bola legendaris ini dipastikan bakal kembali merumput di kasta tertinggi sepak bola Jerman setelah tidakhadir selama delapan musim.
Berdasarkan info dari laman resmi operator liga Jerman (DFL) pada Senin (2/6), Adidas Torfabrik bakal menjadi bola resmi untuk Bundesliga dan 2.Bundesliga mulai musim 2026/2027.
Tidak hanya di liga domestik, bola ini juga bakal digunakan dalam arena bergengsi lainnya seperti Piala Super Jerman (Franz Beckenbauer Supercup), babak playoff promosi-degradasi, hingga kejuaraan talenta muda U-21 nan baru dibentuk, Bundesliga Talent Series.
Sentuhan Klasik Teamgeist dalam Wajah Modern
Secara harafiah, Torfabrik mempunyai makna "Pabrik Gol". Nama ini mencerminkan filosofi sepak bola Jerman nan atraktif dan produktif dalam mencetak gol. Untuk jenis kembalinya ini, Adidas melakukan pendekatan kreasi nan emosional dengan menggabungkan unsur klasik dan modern.
Desain terbaru Torfabrik mengangkat komponen dari model Teamgeist, bola ikonik nan digunakan pada Piala Dunia 2006 di Jerman. Struktur panel unik Teamgeist tetap dipertahankan, namun sekarang dibalut dengan sentuhan modern berwarna hitam, merah, dan emas nan merepresentasikan warna bendera nasional Jerman.
Statistik Kemitraan Strategis DFL & Adidas:
| Durasi Kontrak | Hingga 2034 |
| Status Kemitraan | Mitra Masa Depan Resmi Bundesliga |
| Fasilitas Pinjaman | 100 Juta Euro (setara Rp1,7 Triliun*) |
| Cakupan Kompetisi | Bundesliga, 2.Bundesliga, Supercup, Talent Series |
*Estimasi kurs saat ini.
Komitmen Jangka Panjang di Tengah Ironi Timnas
Kembalinya Torfabrik merupakan bagian dari kerja sama strategis jangka panjang antara DFL dan Adidas nan berbasis di Herzogenaurach. Selain menyediakan bola pertandingan, Adidas juga memberikan support finansial berupa akomodasi pinjaman senilai 100 juta euro kepada DFL untuk memperkuat pengembangan talenta muda dan prasarana liga.
Namun, kembalinya Adidas ke panggung liga domestik ini diwarnai dengan catatan ironis. Langkah ini terjadi hanya berselang setahun sebelum Adidas secara resmi mengakhiri kerja sama panjangnya dengan Tim Nasional Jerman. Mulai tahun 2027, bintang-bintang Jerman seperti Florian Wirtz tidak lagi mengenakan seragam tiga garis, melainkan beranjak ke jenama asal Amerika Serikat, Nike.
Meski demikian, bagi para fans Bundesliga, kembalinya Torfabrik adalah simbol kembalinya identitas sepak bola Jerman ke akar tradisinya, menjanjikan musim-musim penuh gol di masa depan. (Ant/Z-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·