
Ade Armando (foto: Okezone)
JAKARTA - Pegiat media sosial, Ade Armando, menyatakan tak bakal meminta maaf kepada Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, maupun umat Islam mengenai pernyataannya nan menuai polemik. Sikap itu diambil andaikan Aliansi Ormas Islam tetap tidak mencabut laporan polisi meski dirinya telah meminta maaf.
“Kalau begitu, ya saya menyatakan tidak bakal minta maaf. Karena toh ujung-ujungnya tetap bakal dijalani proses hukumnya,” ujar Ade dalam program Interupsi berjudul “Dituding Fitnah JK, 40 Ormas Laporkan Ade Armando Cs” nan disiarkan iNews TV, Kamis 7 Mei 2026.
Meski demikian, Ade mengaku tak mempermasalahkan jika laporan tersebut tetap berlanjut. Ia menegaskan pernyataannya dalam siniar nan mengomentari pidato JK tidak bermaksud memfitnah, memprovokasi, maupun mengadu domba umat Islam.
“Saya tidak beriktikad memfitnah Pak JK, tidak bermaksud memprovokasi, tidak bermaksud mengadu domba, dan tidak pernah menuduh Pak JK menodai kepercayaan Islam,” tegasnya.
Namun, Ade mempersilakan pihak nan keberatan untuk tetap melaporkannya ke polisi.
“Saya nggak ada masalah. Tapi saya sebenarnya sudah bilang, saya bersedia minta maaf kepada umat Islam,” pungkasnya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·