Taufik Fajar
, Jurnalis-Kamis, 08 Oktober 2026 |21:32 WIB

Bansos (Foto: Okezone)
JAKARTA – Sebanyak 3.150 family penerima faedah (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Brebes, Jawa Tengah, diproyeksikan keluar dari kepesertaan support sosial tersebut tahun ini lantaran dinilai sudah bisa berdikari secara ekonomi.
Jumlah family nan menjalani graduasi berdikari itu meningkat sekitar 30 persen dibandingkan 2025. Pada tahun lalu, sebanyak 2.420 family di Brebes telah keluar dari PKH setelah kondisi sosial ekonominya dinilai membaik.
Ketua Tim PKH Kabupaten Brebes Hendrik Maulana mengatakan graduasi berdikari dilakukan terhadap family nan sudah tidak lagi memerlukan support sosial. Status tersebut dapat ditetapkan berasas kesukarelaan penerima maupun hasil verifikasi.
"Graduasi adalah kelulusan KPM dari ketergantungan menuju kemandirian," kata Hendrik dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/10/2026).
Menurut dia, peningkatan jumlah family nan keluar dari PKH menunjukkan tujuan program support sosial bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi mendorong penerima agar bisa memenuhi kebutuhan hidup secara mandiri.
Pendamping PKH, kata Hendrik, memegang prinsip "bansos sementara, berkekuatan selamanya". Karena itu, semakin banyak family nan bisa graduasi berdikari dinilai menunjukkan keberhasilan proses pemberdayaan.
Tahun ini, dari 3.150 family nan disiapkan graduasi mandiri, sebanyak 579 family dijadwalkan mendapatkan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) dari Kementerian Sosial.

Masing-masing family bakal memperoleh support Rp5 juta nan ditransfer langsung ke rekening penerima melalui Bank Mandiri. Dana tersebut diperuntukkan sebagai modal upaya kecil, baik untuk mengembangkan upaya nan sudah melangkah maupun merintis upaya baru.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·