Ada Pipa 'Siluman' di Sungai Cileungsi, Diduga untuk Buang Limbah

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Bogor -

Petugas campuran menemukan pipa 'siluman' di Sungai Cileungsi, Kabupaten Bogor. Pipa terlarangan tersebut diduga untuk menyalurkan limbah ke sungai.

Pipa 'siluman' itu ditemukan saat petugas campuran dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi, TNI, BBWSCC, dan organisasi penduduk melakukan penelusuran di aliran Sungai Cileungsi.

Dalam rekaman video nan beredar di media sosial, petugas menemukan sebuah saluran pipa pembuangan ke sungai. Lubang pipa tersebut disumbat karung dan ditutup tanah, diduga untuk menyamarkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pipa 'siluman' nan dimaksud adalah pipa ilegal. Diduga pipa-pipa tersebut sengaja disalurkan ke Sungai Cileungsi untuk saluran pembuangan limbah.

"Tim melakukan pemetaan dan pencarian pipa-pipa alias saluran nan mengalir ke Sungai Cileungsi. Baik pipa nan terlihat maupun nan tersembunyi (siluman)," kata Ketua KP2C (Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas), Puarman, dalam keterangannya, Sabtu (5/9/2026).

Puarman menduga, keberadaan pipa 'siluman' itu adalah untuk membuang limbah.

"Ya, patut diduga seperti itu," imbuhnya.

Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan sejak tanggal 26 Agustus hingga 2 September 2026 lalu. Menurutnya, aktivitas tersebut krusial untuk pengendalian pencemaran di sungai tersebut.

"Kegiatan ini bersambung hingga tahap penindakan," jelasnya.

4 Perusahaan Ditindak

Sejak bulan Agustus 2026 kemarin, pemetaan pipa sudah dilakukan. Temuan mengenai pipa saluran siluman tersebut kemudian ditindak oleh otoritas terakit.

"Temuan-temuan tersebut ditindaklanjuti oleh KLH (Kementerian Lingkungan Hidup) dan DLH Kabupaten Bogor," terangnya.

KLH melakukan penindakan terhadap industri nan terlibat. Sementara, DLH Kabupaten Bogor melakukan pembongkaran pipa nan tidak berizin alias ilegal.

"KLH melakukan pengawasan dan penyegelan empat industri pewarnaan garmen. Kemudian pipa terlarangan nan ditemukan dibongkar oleh DLH Kabupaten Bogor," pungkasnya.

(rdh/mea)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News