AC Mobil Tak Dingin Jangan Langsung Tambah Freon, Kenali Dulu Masalahnya

Sedang Trending 15 menit yang lalu
Ilustrasi AC Mobil. Foto: dok. Istimewa

AC mobil nan tiba-tiba tidak dingin bisa disebabkan oleh beragam masalah. Salah satu nan paling sering ditemui adalah kebocoran pada sistem AC nan mengakibatkan jumlah freon berkurang serta keahlian pendinginan di dalam mobil ikut terganggu.

Imam Taufik, pemilik bengkel Lazl Jaya AC Mobil, Jakarta Selatan menjelaskan bahwa kebocoran merupakan salah satu kerusakan nan paling banyak terjadi pada AC mobil.

“Paling sering itu kebocoran pada selang, kompresor, evaporator, alias kondensor. Faktornya banyak, bisa lantaran pemakaian alias paling umum lantaran aspek usia,” ungkapnya saat ditemui kumparan, Rabu (19/8).

Imam bilang, kebocoran akibat pemakaian jarang diketahui oleh sejumlah pengemudi. Jika mesin mobil overheat, pengemudi wajib mematikan AC mobil dengan segera. Suhu mesin nan panas bakal ikut merembet ke bagian kondensor dan radiator.

Komponen evaporator pada sistem AC mobil. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

"Kalau mesin overheat AC kudu langsung dimatiin, jika suhu turun baru boleh dinyalain lagi. Kecuali dalam kondisi tertentu, misalnya bawa bayi, suhu AC bisa dikurangin. AC itu kan beban mesin, jika mesin bermasalah kena dampaknya juga," jelas laki-laki nan sudah menekuni bagian AC mobil selama 34 tahun itu.

Selain kebocoran, Imam mengatakan AC mobil nan tidak dingin juga bisa disebabkan oleh komponen lain nan bermasalah. Karena itu, pemilik mobil sebaiknya tidak langsung menambah freon sebelum mengetahui sumber masalahnya.

Menurut Imam, perlu dilakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi seluruh sistem AC. Komponen nan diperiksa antara lain evaporator, kompresor, kondensor, motor fan, selang, expansion, sampai dryer.

Perlatan dan perlengkapan servis AC mobil di Lazl Jaya AC Mobil, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Ia juga mengingatkan, freon pada sistem AC mobil tidak semestinya berkurang jika tidak terjadi kebocoran. Kebiasaan mengisi ulang freon secara berkala justru bisa menjadi tanda adanya masalah pada sistem AC.

“Sering nambahin freon artinya ada instalasi nan bocor. Freon nggak bakal habis, berkurang, alias menguap, apalagi sampai puluhan tahun," imbuhnya.

Jika kebocoran dibiarkan dan pemilik mobil hanya terus menambahkan freon, kerusakan bisa menjalar ke kompresor. Sebab, kebocoran freon juga dapat membikin oli pada sistem kompresor ikut keluar.

Adapun, pengisian freon nan terlalu banyak juga bukan jalan pintas untuk membikin AC mobil semakin dingin. Imam menegaskan, kondisi tersebut justru dapat membikin kerja mesin dan kompresor menjadi lebih berat.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan