Abu vulkanik tebal akibat letusan Anak Krakatau terlihat menyelimuti jalan dan kendaraan di Lampung pada Minggu (6/9).
Menurut penduduk setempat, kualitas udara nan sangat jelek memengaruhi pernapasan dan menyebabkan iritasi mata.
Pihak berkuasa setempat terus mengimbau penduduk agar tetap menggunakan masker, sementara petugas juga dikerahkan untuk menyemprotkan air ke jalan-jalan nan tertutup debu.
Badan Geologi melalui PVMBG menyebut letusan berjalan selama 25 jam hingga Minggu malam.
38 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·