(DOK AIMOGA)
MORNINE, robot humanoid pertama nan dikembangkan oleh AiMOGA, sukses mencatatkan sejarah sebagai robot humanoid pertama di bumi nan memperoleh tiga sertifikasi dan standar Uni Eropa nan mencakup aspek hardware dan software, ialah CE-MD (Machinery Safety Directive), EN 18031 (Cybersecurity and Data Protection), dan CE-RED (Radio Equipment Directive).
Pencapaian ini sekaligus melengkapi jejeran sertifikasi internasional nan telah sukses dikantongi oleh Mornine, termasuk Sertifikasi FCC (Federal Communications Commission) dari Amerika Serikat.
Pencapaian ini tidak hanya memperkuat kesiapan AiMOGA untuk memasuki pasar Eropa, tetapi juga menjadi tonggak krusial bagi robot humanoid asal Tiongkok dalam memenuhi standar kepatuhan dunia dan mendukung penerapan komersial.
President of Chery International sekaligus President of AiMOGA Robotics, Zhang Guibing mengungkapkan Bagi AiMOGA Robotics, sertifikasi tidak pernah sekadar menjadi tahapan administratif, melainkan menjadi awal perjalanan sebuah robot menuju penerapan di bumi nyata. ''Kami selalu menempatkan keselamatan, keandalan sistem operasional, serta perlindungan info sebagai prioritas utama. Keberhasilan Mornine memenuhi rangkaian standar Uni Eropa untuk aspek hardware dan software menjadi bukti komitmen kami dalam menghadirkan teknologi robotika nan dapat diterapkan dan dipercaya di beragam kebutuhan nyata," ungkapnya.
Sebagai corak transparansi dan bukti kepatuhan terhadap standar keamanan internasional, standar utama nan sukses dipenuhi oleh Mornine melalui penilaian TÜV Rheinland, lembaga pengujian, inspeksi, dan sertifikasi independen nan diakui secara global, meliputi:
* CE-MD (Machinery Safety Directive)
Mencakup penilaian terhadap beragam aspek keselamatan, termasuk keselamatan mekanis, kelistrikan, dan fungsional. Sertifikasi ini mencakup aspek kreasi mekanis secara keseluruhan, pengembangan sistem, serta integrasi hardware dan software untuk memenuhi standar keselamatan internasional.
* EN 18031 (Cybersecurity and Data Protection)
Diperkenalkan sebagai standar wajib baru berasas Radio Equipment Directive Uni Eropa (Delegated Act Article 3.3 d,e). Mornine menjadi robot humanoid pertama di bumi nan memenuhi EN 18031-1:2024 (Cybersecurity) dan EN 18031-2:2024 (Data Protection), nan menunjukkan keahlian keamanan sistem nan sejalan dengan perkembangan izin Uni Eropa.
* CE-RED (Radio Equipment Directive)
Menguji kompatibilitas elektromagnetik dan stabilitas sinyal pada modul komunikasi dalam lingkungan komersial nan kompleks, sehingga mendukung pengoperasian robot secara stabil dalam jangka waktu panjang di ruang terbuka.
* Sertifikasi FCC (Amerika Serikat)
Mencakup ketentuan teknis mengenai gelombang radio dan interferensi elektromagnetik pada perangkat komunikasi nirkabel.
Pencapaian beragam standar internasional tersebut menjadi bagian krusial dari kesiapan AiMOGA dalam menghadirkan solusi robotika nan dapat diimplementasikan di beragam lingkungan nyata. Hingga saat ini produk dan solusi robotika AiMOGA telah diimplementasikan lebih dari 100 skenario penggunaan nyata (real-world use cases) di beragam sektor industri di seluruh dunia.
Mornine telah diterapkan di jaringan diler di Indonesia, Malaysia, dan Afrika Selatan. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan AiMOGA dalam memperluas kehadiran di pasar dunia nan sekarang telah menjangkau lebih dari 60 negara dan wilayah. Di area Asia Tenggara, AiMOGA terus memperkuat kehadirannya melalui ekspansi di Indonesia, Malaysia, partisipasi dalam Automation Thailand, serta peluncuran AI Robot Experience Center di Vietnam.
Pengalaman penerapan tersebut turut ditampilkan AiMOGA dalam arena World Robot Conference (WRC) 2026 di Beijing. Melalui hubungan secara real-time dengan beragam letak dan skenario penggunaan, AiMOGA memperlihatkan gimana teknologi robotika telah diterapkan di lingkungan nyata, mulai dari jalan raya perkotaan dan ruang pelayanan publik hingga jaringan diler otomotif di beragam negara. Mornine, misalnya, telah menjalankan beragam kegunaan seperti pemanduan, jasa konsultasi, penerimaan tamu, hingga mendukung hubungan dengan pengguna di lingkungan ritel otomotif.
Berbekal pengalaman penerapan di beragam sektor tersebut, AiMOGA memandang Indonesia sebagai salah satu pasar dengan potensi pengembangan solusi robotika di beragam sektor. Tidak hanya di industri otomotif, penerapan teknologi robotika juga mempunyai kesempatan untuk dikembangkan pada sektor ritel, jasa kesehatan, jasa publik, serta beragam kebutuhan jasa dan operasional nan memerlukan hubungan langsung antara teknologi dan manusia.
Dengan menggabungkan penemuan teknologi, pemenuhan standar internasional, dan pengalaman penerapan di beragam skenario nyata, AiMOGA terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan robotika dunia dan mitra teknologi bagi beragam industri di Indonesia maupun pasar internasional. (H-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·