Liputan6.com, Jakarta - PAM Jaya memastikan kualitas air nan disalurkan kepada pengguna tetap terjaga dan memenuhi standar kualitas air minum, di tengah sebaran abu vulkanik erupsi Anak Krakatau.
Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin mengatakan, pengecekan kualitas air dilakukan secara berkala untuk memastikan air nan diproduksi dan didistribusikan kepada pengguna memenuhi standar kesehatan nan telah ditetapkan, ialah Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023.
“PAM JAYA memastikan proses pengolahan air minum perpipaan dilakukan melalui tahapan pengolahan dan pengawasan kualitas sebelum air didistribusikan kepada pelanggan. Pengawasan tersebut dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sumber air baku, proses pengolahan hingga air siap didistribusikan melalui jaringan perpipaan,” kata Arief dilansir Antara, Selasa (8/9/2026).
Sebagai bagian dari upaya memastikan kualitas dan kontinuitas suplai air baku tetap terjaga, lanjut dia, PAM JAYA juga melakukan kunjungan ke Jatiluhur untuk memandang secara langsung kondisi dan kesiapan sumber air baku nan menjadi bagian krusial dalam sistem penyediaan air minum.
Menurut Arief, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan air baku serta proses penyediaannya tetap melangkah dengan baik sehingga suplai air kepada pengguna terus terjaga.
Selain melalui proses pengolahan dan pengawasan kualitas, sistem pengedaran menggunakan jaringan perpipaan juga menjadi salah satu corak perlindungan terhadap kualitas air.
Air nan telah melalui proses pengolahan dan memenuhi standar kemudian dialirkan melalui jaringan pipa hingga ke pelanggan. Hal ini dinilai dapat meminimalkan potensi paparan alias pencemaran air dari aspek lingkungan selama proses pendistribusian.
4 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·