Jakarta, CNBC Indonesia - KRL baru produksi PT Industri Kereta Api (Persero) alias INKA, EA-207 CLI-225 alias seri iE305, untuk sementara berakhir beroperasi. Sebanyak tujuh train set KRL tersebut sekarang menjalani general check up nan dilakukan KAI Commuter berbareng INKA sejak 7 September hingga 30 September 2026.
KRL CLI-225 sendiri merupakan salah satu armada baru nan dipesan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) dari INKA. Kereta ini diproduksi langsung di pabrik INKA di Madiun, Jawa Timur.
VP Corporate Secretary KAI Commuter (KCI), Karina Amanda mengatakan pemeriksaan dilakukan berbareng INKA terhadap tujuh train set mulai 7 September hingga 30 September 2026.
"Kami, KCI lagi berbareng INKA sedang melakukan general check up untuk KRL seri iE305 nan diproduksi INKA, mulai tanggal 7 (September) kemarin," kata Karina kepada CNBC Indonesia, saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2026).
Adapun KRL CLI-225 bukan sepenuhnya dikembangkan dengan teknologi lokal. Dalam proses produksinya, INKA bekerja-sama dengan teknologi Jepang dari J-TREC serta menggandeng Toyo Denki untuk sejumlah komponen utama.
Toyo Denki memasok beragam komponen penting, di antaranya pantograph, pintu, passenger information display, master control, inverter, twin disk, power supply, motor traksi, hingga driving gear.
Sudah Jalani Uji Coba
Sebelum digunakan untuk melayani penumpang, KRL CLI-225 juga telah menjalani serangkaian pengujian. INKA sebelumnya melakukan pengetesan keseluruhan pada 16-20 Maret 2025.
Pengujian dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari setting parameter hingga uji jalan alias uji dinamis. Salah satu rute pengujiannya adalah Stasiun Solo Jebres-Stasiun Lempuyangan pulang pergi.
Dalam uji bergerak tersebut, sejumlah aspek performa KRL diuji, termasuk akselerasi, kecepatan maksimum, hingga keahlian pengereman.
INKA juga melakukan pengetesan di Solo lantaran memerlukan lintasan nan lebih panjang untuk menguji performa KRL sesuai persyaratan perjanjian dibandingkan test track nan tersedia di pabrik Madiun.
Sebanyak satu rangkaian KRL CLI-225 nan terdiri dari 12 gerbong juga telah menjalani uji coba dari Stasiun Tugu Yogyakarta menuju Stasiun Klaten pulang pergi.
Setelah rangkaian pengetesan tersebut, INKA menjadwalkan uji pertama di lintas Jabodetabek. Pengujian tersebut menjadi bagian dari persyaratan untuk memastikan kepantasan sarana KRL sebelum beraksi melayani masyarakat, sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 49 Tahun 2023.
Punya Kecepatan Maksimal 120 Km/Jam
Dalam satu rangkaian, KRL EA-207 CLI-225 terdiri dari 12 gerbong. Kereta ini menggunakan bodi berbahan baja nirkarat dengan empat pintu di setiap sisi.
Dari sisi performa, KRL ini mempunyai kecepatan maksimum hingga 120 kilometer per jam. Sistem traksinya menggunakan VVVF-IGBT RG6061-A-M buatan Toyo Denki.
KRL tersebut menggunakan sistem elektrifikasi 1.500 V DC dengan listrik aliran atas dan dilengkapi pantograf sebagai penangkap arus.
Untuk bogie, INKA menggunakan jenis baru nan dikembangkan dari bogie KRL sebelumnya serta bogie kereta produksi INKA nan digunakan untuk KTMB Malaysia. KRL ini menggunakan bogie INKA MB1122 dan INKA TB1622.
Sementara untuk kenyamanan penumpang, KRL CLI-225 dilengkapi sistem pemanas, ventilasi, dan penyejuk udara alias HVAC INKA I-Cond dengan dua unit.
Berikut spesifikasi KRL EA-207 CLI-225 alias seri iE305:
Konstruksi bodi: Baja nirkarat
Pintu: 4 pintu di setiap sisi
Kecepatan maksimum: 120 km/jam
Sistem traksi: VVVF-IGBT Toyo Denki RG6061-A-M
Elektrifikasi: 1.500 V DC
Penangkap arus: Pantograf
HVAC: INKA I-Cond, 2 unit
Bogie: INKA MB1122 dan INKA TB1622
Alat perangkai: Shibata Coupling
Konfigurasi tempat duduk: Memanjang
Lebar sepur: 1.067 mm
Saat ini, tujuh train set KRL iE305 tersebut tetap menjalani general check up. KCI untuk sementara menjadwalkan pemeriksaan berjalan hingga 30 September 2026.
(dce)
[Gambas:Video CNBC]
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·