6 Fakta Harga BBM Subsidi Tetap Hingga Lebaran dan Langkah Penghematan Bensin

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Feby Novalius , Jurnalis-Minggu, 15 Maret 2026 |09:05 WIB

6 Fakta Harga BBM Subsidi Tetap Hingga Lebaran dan Langkah Penghematan Bensin

Pemerintah belum berencana meningkatkan nilai bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi seperti Pertalite. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA — Pemerintah belum berencana meningkatkan nilai bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi seperti Pertalite, meski nilai minyak mentah bumi telah melampaui proyeksi APBN 2026 sebesar 70 dolar AS per barel dan sekarang berada di atas USD90 per barel.

Meski demikian, Presiden Prabowo Subianto berencana mengambil langkah penghematan konsumsi BBM sebagai respons terhadap akibat bentrok di Timur Tengah terhadap nilai daya dunia.

Berikut fakta-fakta menarik seputar nilai BBM dan rencana penghematan bahan bakar, Minggu (15/3/2026):

1. Harga Pertalite Dievaluasi Setelah Lebaran

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengatakan pemerintah bakal menghitung ulang nilai BBM subsidi seperti Pertalite setelah periode Lebaran, nan berjalan hingga akhir Maret 2026.

Wamen Yuliot mengatakan, langkah ini merespons kondisi nilai minyak mentah bumi nan melonjak hingga ke nomor USD90 per barel, melampaui dugaan makro APBN 2026 sebesar USD70 per barel.

"Kita juga sudah menyampaikan bahwa untuk Pertalite ini tidak bakal ada kenaikan nilai sampai berakhirnya triwulan I 2026," ujarnya.

2. Harga Minyak Dunia Tekan APBN

Penyesuaian nilai Pertalite dilakukan dengan menghitung besaran alokasi terhadap kompensasi nan diberikan pemerintah. Kenaikan nilai minyak bumi membikin beban kompensasi pemerintah lebih besar dan berpengaruh pada keahlian fiskal.

"Jadi kelak kita bakal pertimbangan mengenai perkembangan nilai minyak bumi dan juga gimana alokasi terhadap subsidi dan kompensasinya," sambungnya.

3. Belum Ada Kenaikan Harga BBM

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan nilai BBM Pertalite tetap Rp10.000 per liter, setidaknya hingga hari raya Idul Fitri, meski bentrok di Timur Tengah mendorong nilai minyak bumi naik.

"Untuk nilai BBM subsidi, saya pastikan sampai hari raya tidak ada kenaikan apa pun. Kami sudah melakukan rapat dengan Dewan Energi Nasional (DEN) dan sudah mengantisipasi stok BBM menjelang Lebaran," ujar Bahlil.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com