Batam, CNN Indonesia --
Lebih dari 50 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) alias Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) nan tersebar di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) ditutup sementara namalain tidak beroperasi, Senin (8/6).
Koordinator MBG wilayah Batam Defri Fernaldi mengatakan penutupan ini dilakukan lantaran belum turunnya anggaran nan ditransfer ke wilayah untuk operasional SPPG nan ada di Kota Batam.
"Terkait berhentinya operasional beberapa SPPG memang terjadi mulai hari ini, perihal ini dikarenakan belum turunnya anggaran operasional untuk SPPG," katanya saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Defri mengatakan bahwa SPPG bakal beraksi ketika anggaran dari APBN sudah masuk ke dalam virtual akun (VA) SPPG. Dia menyebut, SPPG dilarang melakukan operasional jika anggaran tersebut belum masuk dan juga dilarang menggunakan biaya talangan dari mitra.
"Informasi tambahan nan kami terima adalah SPPG yang belum mendapatkan anggaran, bakal dilakukan top up hari ini, Senin (8/6) dari tim finansial dan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Dan bakal mulai operasional kembali setelah anggaran tersebut masuk ke dalam VA," ujarnya
Berikut info sementara jumlah SPPG berakhir operasi:
1. 15 dari 21 SPPG di Kec. Batam Kota
2. 12 dari 32 SPPG di Kec. Sagulung
3. 1 dari 4 SPPG di Kec. Batu ampar
4. 7 dari 18 SPPG di Kec. Batu Aji
5. 7 dari 15 SPPG di Kec. Sei Beduk
6. 6 dari 8 SPPG di Lubuk Baja
7. 6 dari 13 SPPG di Kec. Bengkong
8. 1 dari 1 SPPG di Kec Belakang Padang
Sebelumnya, Kepala BGN Nanik S Deyang membantah rumor penyaluran biaya program MBG terhambat alias dihentikan.
Menurut dia, pencairan biaya untuk operasional program telah dilakukan sejak Jumat (5/6) lampau dan kembali dilanjutkan pada awal pekan ini. Nanik mengatakan sebagian info nan beredar mengenai hambatan penyaluran biaya MBG tidak sepenuhnya benar.
"Sebagian dari hoaks. Semua sudah dicairkan dari mulai Jumat," kata Nanik usai pelantikannya di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (8/6).
Pernyataan itu disampaikan di tengah munculnya laporan sejumlah SPPG namalain dapur MBG nan menghentikan sementara operasional lantaran mengaku belum menerima biaya operasional dari pusat.
Dalam kesempatan sama, Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menyebut biaya untuk sejumlah SPPG nan sebelumnya menjadi perhatian juga telah masuk ke rekening penerima.
"Yang 27 (SPPG) itu sudah masuk (dananya)," ujar Agustina.
(arp/dal)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·