519.042 WNI Ada di Timteng, Kemlu: Perlindungan Jadi Prioritas Utama

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Binti Mufarida , Jurnalis-Selasa, 03 Maret 2026 |08:44 WIB

 Perlindungan Jadi Prioritas Utama

Perang memanas antara AS-Israel dan Iran (Foto: Reuters)

JAKARTA – Direktur Pelindungan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Heni Hamidah, melaporkan berasas info nan dikumpulkan per 28 Februari 2026, jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) nan berada di sejumlah negara area Timur Tengah (Timteng) tercatat sebanyak 519.042 orang.

Heni menyatakan, Kemlu terus memantau secara saksama perkembangan situasi keamanan di area serta memastikan langkah-langkah antisipatif guna melindungi WNI. Ia pun memastikan perlindungan WNI menjadi prioritas utama pascaserangan Amerika Serikat-Israel ke Iran.

"Pemerintah terus melakukan pertimbangan dan pembahasan dengan negara mitra guna memperkuat tata kelola dan sistem pelindungan," kata Heni, dikutip Selasa (3/3/2026).

Termasuk, kata Heni, kebijakan moratorium alias penghentian pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke sejumlah negara di Timteng tetap diberlakukan.

"Hingga saat ini, kebijakan moratorium penempatan PMI sektor domestik ke sejumlah negara di Timur Tengah tetap berlaku," paparnya.

Sebelumnya, Heni menyampaikan koordinasi intensif terus dilakukan dengan seluruh Perwakilan RI di area Timteng guna memastikan kondisi WNI tetap terpantau dan tertangani dengan baik.

“Terkait koordinasi penanganan WNI/PMI di area Timur Tengah, dapat kami sampaikan bahwa pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri dan Perwakilan RI di Timur Tengah terus memantau secara ketat perkembangan situasi keamanan pascaserangan terhadap Iran. Perlindungan WNI dan PMI di area Timur Tengah merupakan prioritas utama,” ujar Heni.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com