Program Amal Vokasi Baznas di Kendal.(Dok. Baznas)
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI berbareng Ruang Amal Indonesia memberikan pelatihan menjahit skema Operator Garmen dan Apparel bagi 50 penduduk dhuafa di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Melalui program Amal Vokasi, para peserta tidak hanya dilatih secara teknis, tetapi juga mendapatkan pendampingan penempatan kerja di sektor industri.
Pelatihan ini berjalan selama enam hari, mulai 10 hingga 15 Agustus 2026, bertempat di Gedung Aula KPRI Hikmah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kendal. Pembukaan aktivitas dihadiri oleh Wakil Ketua II Baznas Jawa Tengah M. Zain Yusuf, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, dan CEO Ruang Amal Indonesia Slamet.
Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas RI, Idy Muzayyad, menjelaskan bahwa program ini bermaksud agar support amal memberikan akibat jangka panjang bagi mustahik. "Pelatihan ini dipilih lantaran mempunyai keterkaitan dengan kebutuhan tinggi di industri. Kami mau membangun kemandirian mustahik agar mempunyai penghasilan nan lebih baik," ujar Idy dalam keterangan tertulis, Selasa (11/8).
Selama masa pelatihan, peserta dibekali dengan keahlian teknis garmen, budaya kerja industri, kedisiplinan, hingga proses rekrutmen. Idy menekankan bahwa keberhasilan program diukur dari keahlian peserta memanfaatkan skill tersebut untuk meningkatkan taraf hidup mereka secara mandiri.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyambut baik kerjasama ini. Menurutnya, penguatan keahlian kerja sangat krusial mengingat pesatnya perkembangan Kawasan Industri Kendal (KIK). Program vokasi ini diharapkan bisa meningkatkan daya saing masyarakat lokal di tengah pertumbuhan ekonomi daerah.
Senada dengan perihal tersebut, Wakil Ketua II Baznas Jateng M. Zain Yusuf mengingatkan pentingnya sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, dan industri. Ia berpesan agar para peserta memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal untuk mendapatkan akses pekerjaan nan layak.
CEO Ruang Amal Indonesia, Slamet, menambahkan bahwa program serupa sebelumnya telah mencatat keberhasilan signifikan. Berdasarkan info internal, kerjasama terdahulu dengan Baznas RI sukses menyerap 93,3 persen peserta ke bumi kerja. "Zakat mempunyai kekuatan untuk mentransformasi kehidupan melalui keahlian dan akses pekerjaan layak," pungkasnya. (Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·