450 Perusahaan Hadir di RailwayTech dan INAMARINE 2026 di JIExpo Kemayoran

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Indonesia terus mempercepat transformasi sektor transportasi dan maritim guna memperkuat konektivitas nasional, meningkatkan efisiensi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nan berkelanjutan. Sejalan dengan upaya tersebut, pemerintah terus mengembangkan jaringan perkeretaapian, memodernisasi sistem transportasi berbasis rel, serta meningkatkan kapabilitas pelabuhan dan industri maritim guna memperkuat daya saing Indonesia di tingkat regional maupun global.

Transformasi ini turut mendorong meningkatnya kebutuhan bakal inovasi, investasi, dan kerjasama di kedua sektor strategis tersebut. Menjawab kebutuhan tersebut, GEM Indonesia kembali menghadirkan RailwayTech Indonesia 2026 dan INAMARINE 2026, nan diselenggarakan berbarengan dengan INAWELDING 2026 dan Safe Indonesia 2026, pada 28-30 Juli 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Penyelenggaraan pameran internasional ini menghadirkan platform upaya terpadu nan menampilkan beragam penemuan di bagian teknologi perkeretaapian, industri maritim, teknologi pengelasan, serta keselamatan dan keamanan industri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden Direktur GEM Indonesia, Baki Lee, mengatakan bahwa Indonesia tengah memasuki babak baru pembangunan prasarana nan lebih modern dan terintegrasi.

"Indonesia tengah memasuki era baru pembangunan prasarana transportasi dan maritim nan lebih modern, terintegrasi, dan berkelanjutan. Melalui RailwayTech Indonesia dan INAMARINE 2026, kami mau menghadirkan platform nan mempertemukan para pelaku industri, penyedia teknologi, investor, dan pemangku kepentingan untuk mendorong kolaborasi, mempercepat mengambil inovasi, serta menciptakan kesempatan upaya nan mendukung pertumbuhan sektor transportasi dan maritim nasional," kata Baki Lee dalam keterangan tertulis, Rabu (29/7/2026).

Menghadirkan lebih dari 450 perusahaan, pameran ini ditargetkan menarik 35.000 visitor ahli dan menampilkan beragam solusi terkini, mulai dari teknologi perkeretaapian, sistem persinyalan, rolling stock, prasarana rel, dan smart mobility, hingga teknologi perkapalan, marine equipment, offshore engineering, smart port, logistik, serta solusi digital untuk industri maritim.

Untuk memperkuat sektor maritim, INAMARINE 2026 turut mendapat support dari Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) sebagai salah satu organisasi pendukung.

Selain itu, sebagai bagian dari rangkaian acara, INAMARINE 2026 juga menghadirkan forum berjudul "Improving the Economic Sector Through Sea Routes" nan bakal mengulas peran strategis jalur pelayaran dalam memperkuat konektivitas nasional, meningkatkan efisiensi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi.

Forum ini diharapkan menjadi wadah kerjasama bagi pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan para pemangku kepentingan dalam merumuskan beragam kesempatan dan solusi bagi pengembangan industri maritim Indonesia.

Sementara itu, RailwayTech Indonesia 2026 juga menghadirkan Indonesia Railway Conference (IRC) nan diselenggarakan oleh Masyarakat Perkeretaapian Indonesia (MASKA) dan didukung oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Mengusung tema 'Advancing Safe, Smart & Sustainable Rail Transport', konvensi ini menjadi forum strategis bagi para profesional, pelaku industri, akademisi, dan pemangku kepentingan untuk membahas beragam rumor dan perkembangan terkini di sektor perkeretaapian, mulai dari pembangunan infrastruktur, penerapan standar keselamatan, pengembangan sarana dan prasarana, hingga penerapan teknologi transportasi rel nan lebih modern, cerdas, dan berkelanjutan.

Melalui penyelenggaraan RailwayTech Indonesia 2026 dan INAMARINE 2026, GEM Indonesia berambisi dapat memperkuat daya saing industri nasional, memperluas kesempatan investasi, serta mendorong mengambil teknologi nan mendukung terwujudnya sistem transportasi dan industri maritim Indonesia nan lebih modern, efisien, aman, dan berkelanjutan.

(prf/ega)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance