Liputan6.com, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) menarik virtual account (VA) milik 414 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) nan tercatat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut membikin sekitar Rp 311 miliar anggaran dikembalikan ke kas negara.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan, ratusan dapur tersebut sebelumnya telah mempunyai VA dan daftar penerima manfaat. Namun, setelah dilakukan penyisiran dan pemutakhiran data, diketahui dapur-dapur tersebut belum beroperasi.
“Ada dapur nan sudah ada VA-nya, ada daftar penerima manfaatnya, tapi sebetulnya dia belum beroperasi. Tapi sudah dihitung, tapi belum pernah dikasih,” kata Sudaryono seusai RDP berbareng Komisi IX DPR RI, Kamis (3/9/2026) malam.
Atas temuan tersebut, BGN menarik VA dari 414 dapur. Anggaran nan sebelumnya dialokasikan untuk dapur-dapur tersebut turut ditarik dan sekitar Rp 311 miliar dikembalikan ke kas negara.
“Yang kemudian ada 414 dapur nan kemudian kami tarik VA-nya, ada 300 miliar, 311 miliar nan kemudian kami kembalikan ke kas negara,” ujarnya.
Selain mengevaluasi dapur SPPG, BGN memutakhirkan info penerima faedah MBG menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Dari proses tersebut, ditemukan sekitar 6 juta info penerima nan berkurang, termasuk akibat adanya penerima nan tercatat lebih dari satu kali.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·