Universitas Brawijaya Perketat Akses ke Gedung Tinggi Usai Mahasiswa Lompat

Sedang Trending 46 menit yang lalu

Jakarta -

Informasi dalam tulisan ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan indikasi depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak nan dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.


Universitas Brawijaya bakal memperketat akses menuju gedung tinggi. Hal itu dilakukan buntut salah satu mahasiswa loncat dari lantai enam.

Percobaan bunuh diri dilakukan mahasiswa Fakultas Kedokteran berinisial RR (19), menjadi catatan krusial Universitas Brawijaya. Untuk melakukan pencegahan ke depan, rencananya akses gedung tinggi bakal diperketat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pak Rektor sudah memberikan catatan dan meminta ada pertimbangan mengenai gedung-gedung tinggi di lingkungan kampus kita," ujar Sekretaris Universitas Brawijaya Tri Wahyu Nugroho dilansir detikJatim.

RR tercatat sebagai mahasiswa angkatan tahun 2025 Fakultas Kedokteran UB. Ia sebelumnya diketahui meloncat dari lantai 6 gedung Fakultas Bio Industri Pertanian dan Kehutanan pada Kamis (9/9) lalu.

Sementara dari pemeriksaan CCTV diketahui bahwa RR masuk ke dalam gedung Fakultas Pertanian sekitar pukul 08.26 WIB.

Sekitar pukul 08.50 WIB, seorang staf Fakultas Pertanian berinisial DST (48) nan berada di lantai 1 mendengar bunyi barang jatuh dari arah luar gedung.

Saksi kemudian mengecek area parkiran dan menemukan seorang mahasiswa telah jatuh di letak tersebut.

Setelah olah TKP selesai dilakukan, korban kemudian dilarikan ke IGD RSSA Malang untuk menjalani penanganan lebih lanjut

Baca selengkapnya di sini.

(dek/dek)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News