4 Poin Evaluasi Prabowo yang Bikin Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
4 Poin Evaluasi Prabowo nan Bikin Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat mengumumkan pencopotan Kepala BGN, Dadan Hindayana, di Istana Negara, Selasa (2/6/2026).(Dok. YouTube Sekretariat Presiden)

PRESIDEN Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari kedudukan Kepala BGN (Badan Gizi Nasional). Keputusan ini diambil setelah melalui proses monitoring dan pertimbangan mendalam selama 1,5 tahun terhadap penyelenggaraan program prioritas pemerintah.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pergantian kepemimpinan di BGN didasarkan pada sejumlah catatan krusial nan ditemukan di lapangan.

"Banyak catatan-catatan nan kemudian itu menjadi dasar pertimbangan oleh Bapak Presiden untuk melakukan pergantian ini," ujar Prasetyo di Istana Kepresidenan, Selasa (2/6).

Berikut adalah poin-poin pertimbangan nan menjadi argumen pencopotan Dadan Hindayana dan jajarannya:

1. Pelanggaran Disiplin SOP

Salah satu catatan utama dari Presiden Prabowo adalah masalah kedisiplinan dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP). Sebagai lembaga nan menangani program strategis Makan Bergizi Gratis (MBG), kepatuhan terhadap prosedur operasional menjadi nilai meninggal nan tidak bisa ditawar.

2. Tata Kelola nan Kurang Disiplin

Selain SOP teknis, aspek tata kelola lembaga juga menjadi sorotan. Evaluasi menunjukkan adanya ketidakdisiplinan dalam manajemen internal BGN nan dinilai menghalang efektivitas kerja organisasi dalam mencapai target-target nan telah ditetapkan pemerintah.

3. Kualitas Makanan nan tidak Terjaga

Presiden memberikan perhatian serius pada kualitas makanan nan didistribusikan kepada masyarakat. Evaluasi menunjukkan adanya kegagalan dalam menjaga standar kualitas makanan nan semestinya sudah ditetapkan secara ketat oleh Badan Gizi Nasional.

4. Masukan dari Masyarakat dan Penerima Manfaat

Keputusan pencopotan ini tidak hanya berasas info internal, tetapi juga masukan dari beragam pihak. Selama 1,5 tahun, Presiden terus mendengarkan keluhan dan aspirasi dari kementerian terkait, masyarakat umum, hingga para penerima faedah program Makan Bergizi Gratis.

Struktur Baru Badan Gizi Nasional:

  • Kepala BGN: Nanik S Deyang (sebelumnya Wakil Kepala BGN)
  • Wakil Kepala BGN: Agustina Arumsari
  • Wakil Kepala BGN: Mayjen TNI Trenggono

Dadan Hindayana dicopot berbareng dua wakilnya, ialah Brigjen Polisi Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung. Dengan kepemimpinan baru di bawah Nanik S Deyang, pemerintah berambisi catatan-catatan pertimbangan tersebut dapat segera diperbaiki demi kelancaran program nasional. (Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia