4 Fakta MBG Dipangkas Jadi 5 Hari, Negara Hemat Rp40 Triliun

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

4 Fakta MBG Dipangkas Jadi 5 Hari, Negara Hemat Rp40 Triliun

4 Fakta MBG Dipangkas Jadi 5 Hari, Negara Hemat Rp40 Triliun (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan efisiensi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Efisiensi program MBG berpotensi menghemat anggaran negara hingga Rp40 triliun per tahun.

Efisiensi program MBG dilakukan dengan mengurangi jumlah hari operasional. Pemberian MBG diusulkan menjadi lima hari dalam sepekan dari sebelumnya nan enam hari.

Berikut ini Okezone rangkum fakta-fakta MBG dipangkas jadi 5 hari, negara irit Rp40 triliun, Jakarta, Sabtu (28/3/2026).

1. Purbaya Sebut Negara Hemat Rp40 Triliun

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, efisiensi dari program MBG dengan mengurangi jumlah penyaluran makan menjadi lima hari dalam seminggu bakal menghemat anggaran negara hingga Rp40 triliun per tahun. 

Purbaya menegaskan bahwa inisiatif penghematan ini datang langsung dari pihak BGN setelah melakukan pertimbangan terhadap kondisi saat ini.

"Jadi ada efisiensi juga dari MBG. Jadi ada pengurangan cukup banyak tuh, nan dia bilang saja Rp40 triliun hitungan pertama kasar, tetapi bisa lebih," kata Purbaya di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (25/3/2026).

2. BGN Efisiensi Anggaran

Purbaya menjelaskan, langkah ini menunjukkan upaya BGN dalam melakukan efisiensi anggaran di tengah kondisi ekonomi nan bergolak akibat bentrok geopolitik global.

“Ini bukan saya nan motong ya, memang dia (BGN) melakukan sendiri lantaran dia bilang tetap bisa ada efisiensi dengan keadaan nan seperti sekarang ini,” ujarnya.

Meski perincian teknisnya bakal diumumkan secara resmi oleh Kepala BGN Dadan Hindayana, Purbaya meyakini efisiensi ini bakal memperkuat ketahanan fiskal pemerintah.

"Dengan itu saja, alas kita tetap cukup," ucap Purbaya.

Usulan pengurangan hari operasional MBG menjadi lima hari tetap berkarakter awal dan disampaikan dalam rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com